Bawah Menu - Res

Cipinang Melayu Banjir Lagi Usai Dibanggakan Anies, Wagub: Curah Hujan Tinggi




 

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan membanggakan daerah Cipinang Melayu, Jakarta Timur, pada awal Februari lalu tidak lagi terendam banjir. Namun, pagi ini, ada empat RW di Cipinang Melayu yang terendam banjir.

Wagub DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan Cipinang Melayu kembali terendam banjir karena tingginya curah hujan. Riza pun mengakui Cipinang Melayu sebagai salah satu titik langganan banjir di Jakarta.

"Tingginya curah hujan debit air yang masuk, ya, di sana kan memang menjadi salah satu titik yang selalu banjir di DKI Jakarta, iya kan. Jakarta kan ada beberapa titik memang kalau banjir di Jakarta ada beberapa genangan, ada terjadi banjir, tapi yang paling penting bagi kita sejauh mana upaya kita Pemprov melakukan pencegahan, penanganan pengendalian banjiri itu sendiri," ujar Riza saat dihubungi detikcom, Jumat (19/2/2021).

Menurutnya, jumlah data banjir dalam tiga tahun terakhir terjadi penurunan. Namun dia tidak memerinci seberapa banyak penurunan tersebut.

"Kalau kita lihat fakta dan data dalam 3 tahun ini terlihat perubahan yang cukup signifikan, umpamanya genangan turun, titik banjir turun, jumlah pengungsi turun, bahkan korban jiwa akibat banjir turun, itu artinya kita bisa mengendalikan banjir dengan baik," katanya.

Selain itu, kata Riza, banjir di Jakarta saat ini tidak terlalu besar. Menurutnya, banjir di Jakarta saat ini tidak seluar biasa bila dibanding tahun lalu.

"Ya memang kalau melihat datanya dibanding tahun-tahun sebelumnya, di akhir Desember, awal Januari kan luar biasa banjir tinggi. Sampai hari ini kan tidak ada banjir yang luar biasa sebagaimana tahun-tahun sebelumnya, itu artinya upaya kita mulai membuahkan. Mudah-mudahan sampai tahun yang tersisa sampai bulan Maret ini di musim hujan tidak terjadi banjir luapan laut, luapan sungai dan banjir kiriman dari daerah lain," ucapnya.

Politikus Gerindra itu mengaku sering mendapat laporan dari warga yang wilayahnya sudah tidak terendam banjir. Saya banyak mendapat laporan dari warga, 'Pak, alhamdulillah tidak banjir', 'Pak, alhamdulillah tempat saya sedikit', 'Pak, alhamdulillah tempat saya berkurang'. Alhamdulillah gitu," katanya.

Lebih lanjut Riza menerangkan Pemprov DKI Jakarta telah melakukan berbagai cara dalam melakukan pencegahan banjir. Mulai membuat waduk, pengerukan sungai dan saluran air, hingga menyediakan pompa untuk menyedot air.

"Apa yang dilakukan Pemprov luar biasa. Dalam setahun terakhir kami mengambil terobosan luar biasa, memberi dampak positif, meningkatkan optimalisasi daya tampung air, dengan cara melakukan pengerukan sungai, di waduk, situ dan embung, kita optimalkan seluruh alat berat yang kita miliki, ekskavator, truk, dan lain sebagainya," ujarnya.

Untuk diketahui, pada 9 Februari lalu, Anies mengunjungi kawasan bantaran Kali Sunter di Cipinang Melayu, Jakarta Timur. Kawasan tersebut saat itu tidak terendam banjir. Anies pun kala itu bersyukur kawasan RW 04 Cipinang Melayu tak lagi banjir.

"Alhamdulillah saat ini kita berada di RW 04 kelurahan Cipinang Melayu, tempat kita berdiri saat ini biasanya kalau musim hujan akan terjadi banjir yang amat tinggi, bahkan di tiang listrik ini diberi penanda muka air sampai 2,5 meter, tahun lalu 3 meter," terang Gubernur Anies usai meninjau tanggul di sisi Sungai Sunter, Cipinang Melayu, Jakarta Timur, melalui rilis PPID seperti dilihat detikcom, Rabu (10/2).


sumber: 

0 Response to "Cipinang Melayu Banjir Lagi Usai Dibanggakan Anies, Wagub: Curah Hujan Tinggi"

Post a comment

Tengah Artikel - in article