Bawah Menu - Res

5 Fakta Weni Tania, Mayat Perempuan yang Anusnya Ditusuk Bambu di Garut, Celana Melorot





Warga Garut digegerkan dengan penemuan mayat perempuan dengan kondisi anus tertancam sebatang bambu.

Korban ditemukan di dekat sebuang sungai di dekat Sungai Cimalaka, Kampung Muncang Lega, Kabupaten Garut, Jumat (5/2/2021) sekitar pukul 08.00 WIB.

Saat ini, mayat korban masih berada di RSUD dr.Slamet Garut untuk kepentingan otopsi dan bahan penyelidikan.

Berikut 8 fakta mayat perempuan yang anusnya tertancap bambu di Garut:

1. Bambu 60 cm dan celana melorot

Korban ditemukan dalam posisi tertelungkup. Saat itu, korban memakai celana panjang jeans biru dan baju kuning.

Mayat korban sendiri ditemukan sudah dalam konsisi mulai membengkak.

Yang cukup mengerikan adalah, sebuah bambu ditemukan tertancap di bagian anus korban.

Celana korban juga dalam kondisi sudah melorot pada bagian pantatnya.

Diperkirakan, korban sudah meninggal tiga hari lalu dan sudah mulai membengkak.

“Kondisi mayat ditemukan di lubang anus tertancap bambu berukuran kurang lebih 60 sentimeter,” ungkap Kasubag Humas Polres Garut, Ipda Muslih Hidayat.

2. Identitas terungkap dan tempat tinggal tidak jauh dari lokasi penemuan

Usai mendapat laporan, polisi langsung melakukan pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP). Tak jauh dari posisi korban, ditemukan identitas atas nama Weni Tani.

Perempuan kelahiran Garut 8 April 2000 itu beralamat di Kampung Ciloa Tengah RT 002/RW 003, Desa Sindangratu, Kecamatan Wanaraja, Garut.

“Lokasi penemuan jenazah tidak jauh dari rumahnya. Masih bertetangga desa,” ungkap Kapolsek Wanaraja, Kompol Oon Suhenda.

3. Anak yatim dan tinggal sendiri

Setelah polisi mendapati identitas korban yang diketahui bernama Weni Tania (20), fakta lain mulai terbuka.

Weni Tania selama ini tinggal sendiri di rumahnya.

Ayahnya sudah meninggal dunia, sedangkan ibunya bekerja sebagai TKW di luar negeri.

“Korban sebenarnya memiliki kakak, tapi tinggal terpisah di Kecamatan Semarang,” sambung Kapolsek Wanaraja.

4. Hilang 3 hari dan murung

Berdasarkan keterangan dari para tetangga dan kerabatnya, Weni Tania kali terakhir terlihat pada Selasa (2/2) atau tiga hari lalu.

“Terakhir bertemu juga sedang sendirian. Ada yang menjemput atau tidak, mereka tidak mengetahuinya,” bebernya.

Beberapa hari sebelum ditemukan dalam kondisi mengenaskan, keluarga dan tetangga menyebut Weni Tania terlihat murung.

“Tidak seperti biasanya. Korban terlihat murung,” kata dia.

5. Telepon Seluler

Fakta lain adalah, para kerabat dan tetangan juga menyatakan bahwa Weni Tania memiliki telepon seluler.

Namun dalam pemeriksaan tempat kejadian perkara (TKP), polisi tidak menemukan telepon seluler dimaksud.

Karena itu pihakya berharap bisa menemukan telepon seluler milik korban.

“Biasanya dari situ (HP) bisa didapatkan petunjuk penting,” bebernya.

sumber: pojoksatu.id

0 Response to "5 Fakta Weni Tania, Mayat Perempuan yang Anusnya Ditusuk Bambu di Garut, Celana Melorot"

Post a comment

Tengah Artikel - in article