Bawah Menu - Res

Rafik Ungkap Pesan Terakhir Istrinya yang Jadi Korban Sriwijaya Air SJ182




Keluarga korban pesawat Sriwijaya Air SJ182 yang datang dari Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), tiba di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur. Mereka hendak mencari kejelasan terkait proses identifikasi yang dilakukan oleh tim DVI Polri.

Salah satunya Rafik Yusuf Alydrus (59), suami Panca Widya Nursanti (47), yang menjadi korban Sriwijaya Air SJ182. Sebelumnya, sampel DNA putra Widya, Abu Bakar, telah diambil di posko antemortem di Pontianak.

"Saya hanya mau mencari kejelasan kondisi yang ada. Untuk data pendukung sudah kami sampaikan kepada pihak bersangkutan, mulai dari tes DNA. Sekarang saya mau, bude adik dari bapaknya mau mengkonfirmasi dari pihak," kata Rafik di RS Polri, Jaktim, Selasa (12/1/2021).

"Yang jelas yang saya sampaikan ke pihak terkait tinggal menunggu pihak sininya, apakah bisa mengenal kondisi dari korban yang sudah didapat dari pihak terkait," ucapnya.

Rafik menceritakan bahwa Widya adalah seorang guru yang mengajar di SMK 3 Pontianak. Widya hendak kembali ke Pontianak selepas pulang kampung ke Tegal, Jawa Tengah.

"Pulang kampung, dari Tegal. Transit pakai travel, pukul 04.00 WIB subuh sudah sampai bandara (Soekarno-Hatta)," tuturnya.

Widya adalah salah seorang penumpang yang dialihkan dari pesawat Nam Air ke Sriwijaya Air SJ182. Sebelum pesawat Sriwijaya Air SJ182 lepas landas, Widya sempat berkomunikasi dengan Rafik.

"Awal tahunya pada tanggal 9 (Januari) pesawatnya Nam Air harusnya berangkat pukul 07.00 WIB terus di-delay berangkat pukul 13.25 WIB, diganti dengan pesawat Sriwijaya. Masuk pesawat pukul 14.05 WIB," ungkap Rafik.

"Terakhir pesan beliau, minta doa ke suami karena dibilang cuaca kurang bagus. Saya pesan sama ibu banyak-banyak berselawat," imbuhnya.

Rafik awalnya tidak tahu pesawat yang ditumpangi istrinya hilang kontak. Kabar tersebut baru diketahui setelah dia sampai di bandara Pontianak.

"Saya tahunya kan saya jemput istri. Pukul 14.30 saya sudah sampai (bandara di Pontianak). Cuma sampai pukul 16.00 saya lihat di landing-nya kosong gitu. Saya buka di media sosial pesawat Sriwijaya 182 lost contact," terangnya.

Sekadar informasi, Rafik bersama keluarga korban Sriwijaya Air SJ182 lainnya tiba di Bandara Soetta dari Pontianak kemarin malam sekitar pukul 19.50 WIB. Selanjutnya mereka diantar ke hotel untuk beristirahat.


sumber: detik.com

0 Response to " Rafik Ungkap Pesan Terakhir Istrinya yang Jadi Korban Sriwijaya Air SJ182 "

Post a comment

Tengah Artikel - in article