Bawah Menu - Res

MRS Klaim Didukung Satgas DKI Jaga Prokes Maulid di Petamburan, Wagub Beri Bantahan Telak




Habib Rizieq Shihab (HRS) melalui kuasa hukumnya mengklaim mendapat dukungan dari Satgas COVID-19 DKI untuk menjaga protokol kesehatan (prokes) saat acara pernikahan dan Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat. Wakil Gubernur (Wagub) DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, membantah hal tersebut.

"Ya tidak mungkin kami mendukung kegiatan yang kami atur tidak boleh. Masa kita bilang tidak boleh kerumunan terus kita malah menjaga kerumunan," kata Ariza di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Senin (1/4/2021).
Riza mengatakan siapapun mempunyai hak untuk membela diri di pengadilan. Namun, lanjutnya, hakimlah yang akan melihat mana yang benar dan salah.

"Ya kalau orang itu, di pengadilan, di mana pun punya hak membela diri, itu hak siapa saja. Semua boleh membela, sampaikan argumentasinya. Nanti pengadilan hakim akan melihat, mana yang benar, mana yang salah. Semua kita serahkan ke pihak yang berwenang," tuturnya.

Politikus Gerindra itu juga membantah Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta membantu menutup Jalan di KS Tubun saat maulid berlangsung. Ariza menyebut pihaknya tidak pernah memberikan izin itu.

"Tadi terkait jalan, itu kewenangannya ada di kepolisian. Kan jalan ini jalan. Jadi kepolisian tidak pernah mengizinkan, dishub DKI juga tidak pernah mengizinkan," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Habib Rizieq melalui kuasa hukumnya mengklaim mendapatkan dukungan dari Satgas COVID-19 DKI. Dukungan itu untuk menjaga penerapan protokol kesehatan saat acara pernikahan dan Maulid Nabi di Petamburan, Jakarta Pusat.

"Pembagian masker, hand sanitizer, dan tempat cuci tangan tersebut juga didukung dan dibantu oleh pihak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta yang merupakan bagian dari Satgas COVID-19 DKI Jakarta," kata kuasa hukum Habib Rizieq, Muhammad Kamil Pasha, dalam sidang praperadilan perdana atas kerumunan di Petamburan, di PN Jakarta Selatan, Jakarta Selatan, Senin (4/1).

Pihak Habib Rizieq juga mengklaim acara tersebut mendapat dukungan dari Dishub DKI Jakarta. Dukungan tersebut dalam hal terciptanya jaga jarak saat acara berlangsung.

"Bahwa untuk mendukung terciptanya jaga jarak, pihak Dishub DKI Jakarta juga menutup Jl KS Tubun, mengupayakan tercipta space atau ruang yang layak untuk jaga jarak/social distancing," ungkap dia.

Pihak Habib Rizieq mengatakan DPP FPI, yang menggelar acara Maulid Nabi di Petamburan, juga telah berusaha menerapkan protokol kesehatan. Mereka, kata dia, membagikan masker serta menyediakan hand sanitizer dan tempat cuci tangan untuk warga yang hadir.

"Bahwa meskipun begitu pihak DPP Front Pembela Islam, tetap meminta kepada umat yang terlanjur hadir untuk menerapkan protokol kesehatan, memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak. Guna mendukung terlaksananya protokol kesehatan, pihak DPP FPI juga membagi-bagikan masker, menyediakan hand sanitizer gratis, dan tempat cuci tangan," tutur Kamil.

Dalam permohonan praperadilan ini, ada 3 termohon. Penyidik Polda Metro Jaya cq Kepala Subditkamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya cq Direktur Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya sebagai Termohon I, Kapolda Metro Jaya sebagai Termohon II, dan Kapolri sebagai Termohon III.


sumber: detik.com

0 Response to "MRS Klaim Didukung Satgas DKI Jaga Prokes Maulid di Petamburan, Wagub Beri Bantahan Telak"

Post a comment

Tengah Artikel - in article