Bawah Menu - Res

Viral Perempuan di Menteng Hina Jokowi, Begini Penjelasan Polisi





 Sebuah video yang menampilkan perempuan menghina Presiden Joko Widodo (Jokowi) viral di media sosial. Perempuan berinisial LS (49) itu juga menghina PDIP.
Kapolres Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto mengatakan pihak kepolisian telah menangkap perempuan tersebut. Perempuan itu berinisial LS (49).

"Selasa, tanggal 15 Desember 2020, telah diamankan seorang perempuan dengan identitas LS," ujar Heru dalam keterangannya kepada detikcom, Selasa (15/12/2020).

Wanita itu kini diamankan di Polsek Menteng. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap pelaku secara intensif.

"Pelaku dibawa ke Mapolsek Metro Menteng guna dilakukan pemeriksaan selanjutnya," tutur Heru.

Dalam video yang beredar, tampak perempuan itu memakai kacamata. Ia berbicara di depan kamera handphone.

Ia berbicara secara lantang menghina Jokowi. Perempuan itu juga menghina Megawati hingga PDI Perjuangan.

"Gua nih ya nih lihat Jokowi najis banget lihat mukanya, geli, jijik amit-amit jabang bayi. Dia itu kan pekerja partainya si n*** goblok PDI k*** Perjuangan yang punya otak, yang nggak punya otak banget sampai detik ini," tutur perempuan itu.

Perempuan tersebut juga mengucap kata-kata kotor saat menghina Jokowi.

"Gila duit negara hilang gara-gara dia juga, mereka-mereka ini nggak pernah beres kerjaannya. Minta-minta jadi gubernur tapi tanggung jawabnya nggak ada. Nah itulah para n*** yang namanya Jokowi dan Megawati semuanya udah nggak ada bagus-bagusnya di depan mata gue. Bisanya apa sih mereka bisanya cuma n*** doang minta kerjaan tapi minta duit gede, tapi gayanya kayak pemimpin," katanya.

"Yaelah udah bergaji tapi gayanya kayak pemimpin, otaknya gimana ya. Ngerti nggak sih bahasa Indonesia kalau pemimpin itu bagaimana definisinya, yang bukan pemimpin definisinya gimana? Nggak ngerti itu bahasa Indonesianya orang bahasa Indonesianya nilainya 3," tutur perempuan itu lagi.

sumber:detik.com 

0 Response to "Viral Perempuan di Menteng Hina Jokowi, Begini Penjelasan Polisi"

Post a comment

Tengah Artikel - in article