Bawah Menu - Res

Sosok Korban Tewas Kecelakaan di Jaksel di Mata Suami: Istri Superpower




Kepergian Pinkan Lumintang (30), korban tewas kecelakaan di Pasar Minggu, Jaksel, menyisakan duka mendalam bagi keluarga yang ditinggalkan. Bagi sang suami, Pinkan Lumintang adalah sosok istri yang superpower.
"Justru yang superpower itu ya istri saya. Yang bantu saya meskipun saya nggak minta. Tapi dia ikhlas ngasih buat keluarga. Sampai buat dirinya sendiri suka lupa," ujar suami Pinkan, Rahmat Hidayatullah, saat ditemui detikcom di rumahnya di Beji, Depok, Sabtu (26/12/2020).

Menurut Rahmat, Pinkan adalah tulang punggung keluarga. Selain membantu suami dalam perekonomian keluarga, Pinkan juga menafkahi orang tuanya.

"Istri saya ini salah satu yang membantu tulang punggung dalam rumah tangga saya. Dia bekerja untuk bantu menafkahi anak dan juga bantu nafkah orang tuanya," imbuh Rahmat.

Keduanya menikah ketika Pinkan berusia 22 tahun dan Rahmat usia 28 tahun. Hasil pernikahan keduanya ini telah dikaruniai 2 orang anak yang berusia 2 tahun dan 6 tahun.

Sebelum kecelakaan terjadi pada Jumat (25/12) siang, korban pamit kepada suaminya untuk berangkat kerja. Pinkan diketahui bekerja sebagai seorang supervisor di salah satu hotel di daerah Jakarta. Rahmat juga bekerja di hotel bintang lima di Jakpus.

Sehari-hari Pinkan memang menggunakan motor pribadi saat hendak berangkat bekerja. Rute yang biasa dilaluinya juga selalu sama, yakni melewati daerah Pasar Minggu, lokasi kejadian kecelakaan tersebut.

"Izin berangkat kerja. Sehari-hari pakai motor pribadi, rutenya selalu sama. Dia sudah kayak nyaman lewat Pasar Minggu itu," jelas Rahmat.

Rahmat kemudian menceritakan awal mula ia mengetahui kecelakaan yang menimpa sang istri itu dari adik iparnya. Rahmat berharap ada iktikad baik dari pihak pelaku untuk bertanggung jawab atas kejadian itu.

"Saya bilang ada nggak iktikad dari pelaku datang ke sini, terutama ke keluarga, apalagi ibunya yang membesarkan dari kecil anaknya. Terus dia denger kabar di jalan kayak gini. Rasa kemanusiaannya di mana?" imbuh Rahmat.

Rahmat menyebut pihak keluarga korban akan dimediasi terkait kasus tersebut. Namun dirinya masih mempertanyakan bagaimana kelanjutan proses penanganan di kepolisian.

"Katanya kita mau dimediasi, cuma kita kan nggak tahu. Harusnya dia dong sebagai aparat mencontohkan seperti apa," imbuhnya.

Terkait kronologi kejadian kecelakaan, Rahmat mengaku belum mendapatkan informasi yang lengkap dan utuh.

"Kata pihak kepolisiannya saya belum dapat BAP kronologi lengkapnya bagaimana. Karena kan sampai saat ini info yang didapat dari saksi nggak sinkron. Saya belum tahu juga ada CCTV apa nggak. Cuma saksi mata saja bilang ada serempetan itu. Sampai bisa terbang ke jalur kanan kan berarti ada kelalaian dalam berkendara. Entah itu gimana kan? Apalagi sampai memakan korban, korban jiwa pula. Yang pasti sudah melanggar hukum," paparnya.


sumber: detik.com

0 Response to "Sosok Korban Tewas Kecelakaan di Jaksel di Mata Suami: Istri Superpower"

Post a comment

Tengah Artikel - in article