Bawah Menu - Res

Soal Tes Swab Rizieq Shihab, MER-C Sebut Sudah Ada Hasil, Tapi Tak Bisa Publikasikan




Hasil tes swab atau tes usap milik Pemimpin Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab masih menjadi teka-teki.

Namun Ketua Presidium Medical Emergency Rescue Committe (MER-C), Sarbini Abdul Murad mengatakan jika hasil tes swab Rizieq telah keluar.

Meski demikian, dia menyebut hasil tersebut tidak dapat dipublikasikan alias bersifat rahasia.

“Sudah (keluar). Hasilnya rahasia,” kata Sarbini saat dikonfirmasi pada Senin (30/11/2020) seperti dikutip dari Kompas.TV.

Dia juga menjelaskan, Rizieq Shihab menjalani tes swab saat dirawat di RS Ummi, Bogor, Jawa Barat.

Tetapi Sarbini tidak menjelaskan secara rinci hari tan tanggal pastinya soal tes usap pada Rizieq itu dilakukan.

“(Sudah) Di rumah sakit,” kata Sarbini.

Di samping itu, terkait tes usap yang dilakukan MER-C terhadap Rizieq, Menko Polhukam Mahfud MD turut berkomentar.

Mahfud mengatakan bahwa MER-C tidak memiliki kewenangan untuk melakukan swab test.

Sebab, MER-C tak memiliki labolatorium.

Selain itu, Mahfud juga mengatakan bahwa MER-C tidak terdaftar sebagai lembaga medis.

“MER-C itu tidak memiliki laboratorium dan tidak terdaftar dalam jaringan yang memiliki kewenangan untuk melakukan tes Covid-19,” kata Mahfud Md dalam konferensi pers lewat kanal YouTube BNPB RI, Minggu (29/10/2020) malam.

Tak hanya itu, Mahfud juga mengatakan bahwa pihak MER-C akan dimintai keterangan oleh petugas terkait hasil swab test Rizieq Shihab.


Namun demikian, Mahfud menegaskan bahwa bukan berarti MER-C dinyatakan bersalah atas tindakannya itu.

Selain MER-C, kata Mahfud, petugas juga akan memintai keterangan pihak Rumah Sakit UMMI, tempat Rizieq Shihab selama menjalani perawatan.

“Khusus untuk Rumah Sakit UMMI dan Mer-C juga akan dimintai keterangan. Mungkin hanya diperlukan data-data teknis. Tidak mesti kalau dimintai keterangan itu sudah dinyatakan bersalah,” ujar Mahfud.

“Mungkin hanya dimintai ketrangan. Jadi, tidak harus dianggap melanggar undang-undang.”

Lebih lanjut, Mahfud menegaskan kepada para pihak yang akan dimintai keterangan agar bersedia datang memnuhi panggilan.

“(Kalau) dimintai keterangan itu harus datang, harus kooperatif,” ujar Mahfud.

Sementara itu, pihak MER-C juga telah memenuhi panggilan polisi terkait perawatan Rizieq Shihab di RS Ummi, Bogor.

"Pihak kepolisian mengajak diskusi kami untuk menjelaskan. Sebagai organisasi yang taat hukum, kami akan mengikuti prosesnya," kata Kepala Presidium MER-C Sarbini Abdul Murad, Senin.

Dalam pemeriksaan tersebut, MER-C menjelaskan mengenai organisasinya yang independen.

Menurut Sarbini, sebenarnya tidak ada persoalan yang terjadi secara internal medis.

Hanya saja, Wali Kota Bogor Bima Arya yang berlebihan merespons situasi, sehingga terjadi kegaduhan.

"Jadi sebenarnya kalau secara internal medis tidak ada persoalan. Karena wali kotanya yang bikin rame, jadinya seperti ini," ujar Sarbini.


sumber: tribunnews.com

0 Response to "Soal Tes Swab Rizieq Shihab, MER-C Sebut Sudah Ada Hasil, Tapi Tak Bisa Publikasikan"

Post a comment

Tengah Artikel - in article