Bawah Menu - Res

Selain Disodomi, 'Manusia Silver' Pemutilasi Ngaku Kerap Diancam Korban



 

Polisi mengungkap sejumlah fakta terkait penangkapan pelaku mutilasi di Kayuringin, Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Jawa Barat. Pelaku inisial A (17) mengaku sering mendapatkan ancaman dari korban.
"Ancaman fisik tidak ada, seringnya hanya perkataan. Tapi ancaman terakhir itu ada ancaman dengan pisau lipat sehingga dia sakit hati dan memutuskan untuk membunuh korban," tutur Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Polda Metro Jaya, Jakarta, Kamis (10/12/2020).

Yusri mengungkapkan pelaku membunuh korban karena sakit hati. Pelaku juga beralasan sering dipaksa sodomi oleh korban.

"Pelaku merasa sakit hati dengan korban karena korban sering melakukan tindakan asusila kepada pelaku," imbuh Yusri.

Korban dan pelaku diketahui saling kenal sejak Juni 2020. Saat itu keduanya bertemu di sebuah angkutan umum di Bekasi ketika pelaku sedang mengamen.

Sejak saat itu, korban dan pelaku sering bertemu. Korban sering main ke rumah pelaku di Kranji, Bekasi.

Sejak saat itu, pelaku dan korban disebut kerap melakukan hubungan sesama jenis. Pelaku mengaku kerap dibayar Rp 100 ribu untuk melayani korban.

"Korban dipaksa melakukan asusila itu sejak Juli, tapi diiming-imingi dengan bayaran. Sekali mereka tidur bersama korban membayar pelaku Rp 100 ribu," ujar Yusri.

Namun belakangan, bayaran yang diberikan oleh korban kepada pelaku berkurang. Pelaku merasa sakit hati hingga akhirnya memutuskan untuk membunuh korban.

Remaja yang sehari-harinya menjadi pengamen dan 'manusia silver' itu kemudian pada Minggu (7/12) malam membunuh korban. Setelah membunuh korban, pelaku kemudian memutilasi tubuh korban menjadi empat bagian.

Potongan tubuh korban ditemukan warga pada Senin (8/12) di dua lokasi berbeda. Pelaku kemudian ditangkap oleh Tim Subdit Resmob Polda Metro Jaya di bawah pimpinan Kompol Handik Zusen, AKP Herman Simbolon, dan AKP Rulian Syauri pada Rabu (9/12) sekitar pukul 01.30 WIB di daerah Kranji, Bekasi.


sumber: detik.com

0 Response to "Selain Disodomi, 'Manusia Silver' Pemutilasi Ngaku Kerap Diancam Korban"

Post a comment

Tengah Artikel - in article