Bawah Menu - Res

Minta Polisi Tak Kerahkan Pasukan untuk Jemput Paksa, MRS Siap Penuhi Panggilan. Begini Katanya




 Habib Rizieq Shihab memastikan hadiri panggilan Polda Metro Jaya sebagai tersangka pagi ini. Habib Rizieq meminta masyarakat tidak perlu datang ke Polda Metro Jaya agar tidak tercipta kerumunan.

"Kepada semua umat Islam, saya minta tidak membuat kerumunan, jadi jangan sampai mengganggu proses hukum ini. Sabar, tenang, ikuti proses hukum ini yang baik, ikuti aturan yang ada," kata Habib Rizieq seperti dilihat detikcom dalam YouTube Front TV, Sabtu (12/12/2020).

Habib Rizieq meminta agar masyarakat cukup mendoakan dirinya saja dari rumah. Dia menegaskan agar masyarakat tidak perlu hadir agar tidak tercipta kerumunan lagi

"Banyak-banyak berdoa, mudah-mudahan semua berjalan baik, InsyaAllah, Allah memberikan keamanan, keselamatan, kemenangan, dan lain sebaginya. Jadi, tolong jangan buat kerumunan karena kita sudah buat komitmen bagaimana menjaga protokol kesehatan," ucapnya.

Tak hanya itu, Habib Rizieq juga tidak ingin ada lagi provokator yang membuat kegaduhan terkait kerumunan. Karena itu, dia menegaskan sekali lagi agar seluruh masyarakat tidak perlu turun ke jalan dan cukup mendoakan dari rumah.

"Jangan buat kerumunan, sebab kalau buat kerumunan lagi nanti ada provokator lagi, ribut lagi, gaduh lagi, saya tidak mau ada kegaduhan, saya tidak ingin ada kerumunan, saya ingin pemeriksaan itu berjalan secara baik, sesuai UU yang berlaku dan kepada masyarakat cukup doakan dari rumah agar saya dan pengacara semua diberikan kekuatan oleh Allah," ujarnya.

Seperti diketahui, Habib Rizieq menyampaikan dirinya siap memenuhi panggilan polisi pada Sabtu (12/12) pagi ini. Ia akan datang bersama tim pengacaranya.

"Pada malam ini saya umumkan untuk seluruh anak bangsa, insyaallah besok Hari Sabtu tanggal 12 Desember 2020 di pada pagi hari saya bersama para pengacara akan datang ke Polda Metro Jaya, insyaallah," ujar Habib Rizieq.

Habib Rizieq mengatakan, kesiapannya hadir memenuhi panggilan polisi merupakan bentuk komitmennya. Habib Rizieq juga ingin membuktikan bahwa dirinya patuh hukum.

"Akhirnya saya menunjukkan bahwa kita punya komitmen untuk jadi warga negara yang baik, patuh hukum, ikut melaksanakan prosedur hukum yang ada," kata Habib Rizieq.

Habib Rizieq kemudian menyinggung soal panggilan pemeriksaan terhadap dirinya. Dia membantah mangkir dari panggilan polisi.

"Yang kedua, saya juga tidak pernah mangkir dari panggilan Polda Metro Jaya," ujar Habib Rizieq.

Habib Rizieq mengatakan, dalam dua kali kesempatan panggilan sebagai saksi itu dia selalu mengirimkan pengacara ke Polda Metro Jaya untuk berkoordinasi dengan penyidik soal jadwal pemeriksaan. Dia juga beralasan bahwa tidak dapat memenuhi panggilan polisi karena sedang pemulihan.

Habib Rizieq juga mengungkap bahwa pada panggilan kedua, pengacara dan penyidik sepakat bahwa Habib Rizieq akan hadir memenuhi panggilan pada Senin (14/11). Namun kata dia, penyidik tidak mau lagi menunda pemeriksaan.

"Tapi karena memang Polda Metro jaya meminta lebih cepat lebih baik menurut beliau, saya terima," kata Habib Rizieq.

Seperti diketahui, Habib Rizieq sudah dua kali dipanggil polisi. Namun pada dua kali panggilan itu dia tidak memenuhi panggilan tersebut dengan alasan sedang pemulihan.

Hingga akhirnya Habib Rizieq ditetapkan sebagai tersangka pada 10 Desember 2020 lalu. Polda Metro Jaya sendiri telah mengultimatum akan menangkap Habib Rizieq Shihab

Minta Polisi Tak Kerahkan Pasukan untuk Jemput Paksa

- Habib Rizieq Shihab menyatakan siap memenuhi panggilan Polda Metro Jaya pada pagi ini. Habib Rizieq meminta Polda Metro Jaya untuk tidak mengerahkan kekuatan untuk menjemput paksa dirinya.

"Saya minta ke Polda Metro Jaya tidak perlu untuk mengerahkan kekuatan secara berlebihan, tidak perlu lah ada penjemputan, tidak perlu ada pengerahan pasukan," kata Habib Rizieq dalam tayangan YouTube Front TV seperti dilihat detikcom Sabtu (12/12/2020).

Habib Rizieq meminta hal itu tidak dilakukan agar tidak menimbulkan kerumunan. Ia juga meminta polisi tidak melakukan upaya paksa karena khawatir ada pihak ketiga yang akan memanfaatkan momentum tersebut.

"Agar tidak terjadi kerumunan, agar tidak mengambil perhatian dari masyarakat dan agar tidak ada pihak ketiga yang manfaatkan momentum soal penjemputan saya ini, sehingga bisa timbulkan kegaduhan," katanya.

Di sisi lain, menurutnya pengerahan pasukan untuk penjemputan paksa terhadap dirinya hanya membuang-buang biaya saja. Untuk itu, dia meminta agar Polda Metro Jaya tidak menjemput diriya.

"(Penjemputan paksa) itu hanya akan mengeluarkan biaya yang banyak, ditambah menguras tenaga dan paling berbahaya mengundang perhatian masyarakat, sehingga terjadi kerumunan. Begitu terjadi kerumunan nanti ada pihak ketiga sebagai provokator membuat kegaduhan, sehingga bisa rugikan kita semua," tuturnya.


sumber: 

2 Responses to "Minta Polisi Tak Kerahkan Pasukan untuk Jemput Paksa, MRS Siap Penuhi Panggilan. Begini Katanya"

  1. warga negara yg baik dtg sendiri tanpa dipanggl ber x2

    ReplyDelete
  2. warga negara yg baik dtg sendiri tanpa dipanggl ber x2

    ReplyDelete

Tengah Artikel - in article