Bawah Menu - Res

Janjian Via Medsos, Begini Kronologi Tawuran Maut Antargeng di Kemayoran





 Tawuran antargeng di Kemayoran, Jakarta Pusat, menelan korban jiwa. Satu dari delapan pelaku ditetapkan sebagai tersangka.
"Tawuran dilakukan antara geng 'Enjoy Kekos' dan geng 'Ngegares Stovia' pada Kamis (24/12) dini hari di Kemayoran," kata Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Heru Novianto dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat (25/12/2020).

Heru menyebutkan awalnya kedua geng tersebut janjian tawuran melalui media sosial. Keduanya kemudian bertemu di Jl Kemayoran Timur Raya, Jakarta Pusat, pada Kamis (24/12) dini hari.

"Setelah itu terjadi saling lempar di antara kedua belah pihak," katanya.

Korban berinisial DA (19), yang baru pulang, kemudian turun mencari balok. Korban lalu mengejar pelaku berinisial W (16) dan memukulnya dengan balok tersebut.

"Korban ini pulang kerja, kemudian turun dari motor dan mengambil balok. Sambil lari, korban memukulkan balok itu ke pelaku, namun ditepis oleh pelaku," katanya.

Korban kemudian berlari ke belakang dan terjatuh. Mendapat kesempatan itu, pelaku membalas korban dan membacok dengan celurit.

Setelah itu, pelaku dan teman-temannya melarikan diri. Korban ditemukan warga tergeletak di pinggir jalan.

"Selanjutnya pelaku bersama teman-temannya langsung melarikan diri semua. Saksi yang melihat korban tergeletak di jalan langsung memberitahukan kepada orang tuanya," jelas Heru.

Dari kejadian tersebut, polisi berhasil menangkap pelaku tawuran. Dua pelaku lain masih dalam pencarian karena kabur.

"Telah dilakukan penangkapan terhadap pelaku tawuran berinisial W (16). Diduga masih ada dua pelaku lain yang kabur," tandasnya.

Polisi mengamankan sejumlah barang bukti berupa senjata tajam. Pelaku dijerat Pasal 170 ayat 2 KUHP dengan ancaman 12 tahun penjara.

sumber: detik.com

0 Response to "Janjian Via Medsos, Begini Kronologi Tawuran Maut Antargeng di Kemayoran"

Post a comment

Tengah Artikel - in article