Bawah Menu - Res

Heboh Digoyang #BoikotJNE di Medsos, Ini Penjelasan JNE Soal Posting Video Haikal Hassan




Tagar #BoikotJNE sempat trending di Twitter sejak Jumat (11/12). Pantauan detikcom hingga Sabtu dini hari (12/12) #BoikotJNE masih trending di Twitter dengan 14.300 tweets.
Peristiwa ini terjadi di tengah HUT JNE yang ke-30, mengusung tema 30 Tahun Bahagia Bersama. Tema ini disebarluaskan JNE lewat akun Twitter resminya @JNE_ID.

Sejumlah tweets mengaitkan seruan boikot tersebut dengan postingan akun JNE soal ucapan selamat dari salah satu tokoh agama. Pihak JNE pun segera buka suara menanggapi #BoikotJNE

Presiden Direktur JNE Mohammad Feriadi saat diminta komentarnya mengirimkan sebuah gambar kepada detikcom. Intinya dalam gambar tersebut menegaskan JNE tidak memihak pada apapun yang berbau SARA alias suku, agama, ras, dan antargolongan.

"JNE merangkul semua golongan dan tidak memihak pada agama, suku bangsa, ras, dan pandangan politik tertentu," dikutip dari keterangan gambar yang dikirimkan Bos JNE, (11/12/2020).

Selain itu disampaikan pula JNE juga terus memberikan layanan yang maksimal kepada masyarakat.

"Kami berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh masyarakat Indonesia. Terima kasih," bunyi keterangan dalam gambar tersebut.

Sementara itu, Head of Media Relations JNE Hendrianida Primanti pun menegaskan 3 hal sebagai respons dari #BoikotJNE, yaitu

1. JNE sebagai perusahaan yang didirikan dan dimiliki oleh anak bangsa, diawali dari pemahamannya sejak didirikan 30 tahun silam oleh Founding Father JNE, Bapak H. Soeprapto Soeparno. JNE mempunyai nilai-nilai spiritual seperti kebiasaan Memberi, Menyantuni dan Menyayangi kepada anak yatim, fakir miskin, tuna netra, janda tidak mampu dan kaum dhuafa lainnya.

2. JNE sebagai perusahaan pengiriman ekspres dan logistik bersifat netral merangkul semua golongan dan tidak memandang latar belakang agama, suku, ras, dan pandangan politik sebagaimana JNE memfasilitasi seluruh kegiatan untuk mendukung 50 ribu karyawan di seluruh nusantara yang juga dari berbagai latar belakang, suku, ras, serta agama.

3. Video-video yang kami post di social media kami dalam ucapan selamat ulang tahun yang ke 30. JNE menerima ucapan selamat ulang tahun dari pihak manapun dan merupakan sepenuhnya ucapan dari tokoh publik kepada perusahaan kami, sehingga tagline 'Bahagia Bersama' dapat bermakna mengantarkan kebahagiaan ke seluruh Indonesia dan memberikan manfaat terhadap bangsa mau pun negara.

"Besar harapan kami penjelasan ini menjadi informasi bermanfaat agar tidak terjadi kesalahpahaman atas hal yang terjadi tersebut," ujar Hendrianida dalam keterangan tertulis, Jumat (11/12/2020).


sumber: detik.com

1 Response to "Heboh Digoyang #BoikotJNE di Medsos, Ini Penjelasan JNE Soal Posting Video Haikal Hassan"

  1. Positive site, where did u come up with the information on this posting? I'm pleased I discovered it though, ill be checking back soon to find out what additional posts you include. RC Status कैसे देखें

    ReplyDelete

Tengah Artikel - in article