Bawah Menu - Res

FPI Rencanakan Ketum-Panglima Laskarnya Segera Penuhi Panggilan Polisi




Polisi segera menangkap dua tersangka kasus kerumunan Petamburan yang hingga saat ini masih belum memenuhi panggilan Polda Metro Jaya. Mereka adalah Ketua Umum Front Pembela Islam (FPI) Ahmad Shobri Lubis dan Panglima Laskar Pembela Islam (LPI) Maman Suryadi.
Kuasa hukum FPI Aziz Yanuar mengaku belum mendengar soal penangkapan tersebut. Namun, Aziz mengatakan kalau dirinya sedang berkomunikasi dengan Maman dan Shobri Lubis untuk menjadwalkan pemanggilan mereka.

"Saya belum dengar. Tapi yang 2 itu emang kita lagi komunikasi untuk memenuhi panggilan. Tapi dengan harinya hari ini atau besok, nanti kita lihat dari keduanya dapat datangnya hari apa. Kita masih akan crosscheck lagi," ujar Aziz kepada wartawan di Petamburan, Minggu (13/12/2020).

Meski begitu, Aziz tidak mengetahui keberadaan para pimpinan FPI tersebut. Dia akan segera mengecek lokasi keduanya saat ini.

"Saya belum tahu makanya saya cerita kan, nanti saya cek lagi," tukasnya.

Sejauh ini, 4 dari 6 tersangka kasus kerumunan yang terjadi di Petamburan beberapa waktu lalu sudah menyerahkan diri ke Polda Metro Jaya. Pemimpin FPI Habib Rizieq Shihab ditahan, sementara ketua panitia Haris Ubaidillah, sekretaris panitia Ali bin Alwi Alatas, dan kepala seksi acara Habib Idrus tidak ditahan.

Seperti diketahui, polisi berharap agar Ketum FPI-Panglima Laskar segera menyerahkan diri. Keduanya tak kunjung datang usai ditetapkan sebagai tersangka.
"Kami juga mengharapkan yang dua lagi sampai dengan saat sekarang ini belum menyerahkan diri untuk segera menyerahkan diri," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Minggu (13/12).

Yusri tidak menyebut batas waktu penyerahan diri. Namun, dia mewanti-wanti, jika tidak segera menyerahkan diri, polisi akan menangkap mereka.

"Secepatnya. Kami akan tangkap," imbuhnya.


sumber: detik.com

0 Response to "FPI Rencanakan Ketum-Panglima Laskarnya Segera Penuhi Panggilan Polisi"

Post a comment

Tengah Artikel - in article