Bawah Menu - Res

Bekuk Simpatisan FPI yang Punya 35 Akun Medsos, Begini Penjelasan Polda Kalteng



 

Ditreskrimsus Polda Kalteng membekuk pelaku berinisial FA (30) di Jalan Bukit Tinggi, Kelurahan Beriwit, Kecamatan Murung, Kabupaten Murung Raya, Kalimantan Tengah. FA Dibekuk setelah menyebar ujaran kebencian di media sosial.
Hal tersebut disampaikan Kapolda Kalteng Irjen Dr Dedi Prasetyo melalui Kabid Humas Kombes Hendra Rochamawan. Hendra mengatakan ujaran kebencian tersebut disebarkan melalui akun Instagram @sry_mutmut_zee.

"Posting-an yang berhasil ditemukan di IG atas nama sry_mutmut_zee ini terbukti melakukan tindak pidana di bidang ITE dan memenuhi unsur SARA," kata Hendra dalam keterangan tertulis, Rabu (23/12/2020).

Ditreskrimsus Kombes Pasma Royce menerangkan, dalam media sosial yang menjiplak akun milik orang lain tersebut, banyak ditemukan posting-an yang mengandung ujaran kebencian kepada pemerintah, masyarakat, bahkan salah satu ulama terkenal, yakni Abah Guru Sekumpul.

"Dari hasil interogasi yang kami lakukan, diperoleh informasi bahwa FA ini adalah seorang simpatisan dari Front Pembela Islam (FPI). Tidak hanya foto, tetapi dalam bentuk video berikut caption-nya mengandung kata-kata kebencian," terang Pasma.

Pasma menerangkan pemuda itu adalah warga yang tak pernah bersosialisasi ke lingkungan masyarakat, namun media sosial adalah tempatnya berkomunikasi selama ini. Ia juga menyebut dari FA pihaknya menemukan 35 akun yang terdapat pada sejumlah handphone yang dimilikinya.

Atas perbuatan tersebut, Pasma mengatakan pihaknya akan menjerat pelaku dengan Pasal 5 ayat (2) jo Pasal 28 ayat (2) Undang-Undang RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang Undang RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

"Pidana penjara paling lama enam tahun atau denda maksimal berjumlah Rp 1 miliar," pungkasnya.


sumber: detik.com

0 Response to "Bekuk Simpatisan FPI yang Punya 35 Akun Medsos, Begini Penjelasan Polda Kalteng"

Post a comment

Tengah Artikel - in article