Bawah Menu - Res

Ternyata Edy Prabowo Jauh-jauh Hari Sudah Diingatkan DPR: Saya Tidak Bisa Ngomong Lagi




Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Edy Prabowo ternyata sudah sejak jauh-jauh hari diingatkan terkait dengan ekspor benur lobter.

Hal tersebut disampaikan anggota Komisi IV DPR Bambang Purwanto kepada wartawan, di Jakarta, Rabu (25/12/2020).

“Dari awal, saya tidak sepakat ekspor benur lobster. Benur kan banyak di sini. Kenapa tidak dibudidayakan dan melibatkan para nelayan?” heran dia.

Menurut politisi Partai Demokrat ini, budidaya benih lobster di dalam negeri itu jauh lebih menguntungkan.

Karena ketika sudah besar dan dieksporm nilainya akan bertambah.

“Kalau alasannya budidaya benur itu sulit, ya kenapa Vietnam itu beli benur ke kita? Terus beli bahan pakannya dari kita dan mereka bisa budidaya,” sambungnya.

“Kemudian akhirnya nanti kan produsen lobster ke mereka, padahal benihnya dari kita,” ucap Bambang.

Terkait penangkapan Edhy Prabowo karena dugaan terkait kasus ekspor benur lobster, Bambang enggan menanggapinya.

Sebaliknya, anak buah Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ini menyerahkan sepenuhnya kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

“Saya tidak bisa ngomong lagi, saya juga belum tahu kabarnya,” ucap Bambang.

Untuk diketahui, Menteri KKP Edhy Prabowo ditangkap KPK bersama sejumlah orang lainnya.

Salah satu di antaranya adalah istrinya, Iis Rosita Dewi yang merupakang anggota Komisi V DPR RI Fraksi Gerindra.

Penangkapan itu dilakukan setelah Edhy Prabowo dan rombongan melakukan kunjungan ke Honolulu, Negara Bagian Hawaii, Amerika Serikat.

Sebelumnya, Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron membenarkan adanya giat operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan pihaknya pada Selasa (25/11/2020) dini hari.

“Benar pukul 01.23 dini hari di Soetta,” kata Ghufron saat dikonfirmasi wartawan d Jakarta.

Hal senada diungkapkan Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango.

“Kami telah mangamankan sejumlah orang pada malam dan dinihari tadi,” kata Nawawi.

Namun saat ditanyakan lebih lanjut ihwal siapa dan terkait perkara apa, Nawawi belum mau menjelaskan.

“Maaf selebihnya nanti aja, saya masih dalam perjalanan ke kantor,” ujarnya.


 
Ketua KPK Firli Bahuri melalui pesan singkatnya menyatakan, Edhy Prabowo ditangkap di bandara.

“Tadi malam Menteri KKP diamankan KPK di Terminal 3 Bandara Soetta saat kembali dari Honolulu,” ujar Firli.

“Yang bersangkutan, diduga terlibat korupsi dalam penetapan izin ekspor baby lobster,” tambah Firli.

Dari Bandara Soekarno-Hatta, Edhy Prabowo langsung digelandang ke markas KPK, Jl. Kuningan Persada, Jakarta Selatan.

“Sekarang beliau ada di KPK untuk dimintai keterangan,” ujarnya.

Kendati demikian, mantan Kapolda Sumatera Selatan ini enggan membeberkan detil kasus tersebut.

“Nanti, akan disampaikan penjelasan resmi KPK. Mohon kita beri waktu tim Kedeputian Penindakan, untuk bekerja dulu,” tandasnya.


sumber: pojoksatu.id

0 Response to "Ternyata Edy Prabowo Jauh-jauh Hari Sudah Diingatkan DPR: Saya Tidak Bisa Ngomong Lagi"

Post a comment

Tengah Artikel - in article