Bawah Menu - Res

Pulang 10 November, Polisi Akan Cek Semua Kasus yang Menjerat HRS




Habib Rizieq Shihab telah mengumumkan rencana kepulangannya ke Indonesia. Imam Besar FPI itu menyebut akan tiba di tanah air pada Selasa, 10 November 2020, bertepatan dengan Hari Pahlawan.

Jelang kepulangan Habib Rizieq, Polri sudah memulai mengecek satu per satu kasus Habib Rizieq.

“Perkaranya HRS kami sedang koordinasikan ya, bagaimana hasilnya nanti kami tunggu dari penyidik,” kata Karopenmas Divisi Humas Polri, Brigjen Awi Setiyono di Mabes Polri, Rabu (4/11/2020).

Awi mengatakan pihaknya akan mengeceknya kasus Habib Rizieq dengan cara berkoordinasi dengan penyidik yang menangani setiap kasus pendidi FPI itu.

“Masih dikoordinasikan, satu-satu kita lihat bagaimana,” tambah Awi.

Sebelum terbang ke Arab Saudi, Habib Rizieq terseret sejumlah kasus. Salah satunya kasus dugaan chat mesum di situs baladacintarizieq.com yang ditangani penyidik Bareskrim Polri pada 2018 lalu.

Dalam kasus itu, Rizieq ditetapkan sebagai tersangka bersama Firza Husein, wanita yang disebut-sebut ada di dalam chat mesum itu.

Belakangan, kasus dugaan chat mesum Habib Rizieq dan Firza Husein sudah di-SP3 atau dihentikan oleh penyidik.

Kasus tersebut dihentikan karena belum ditemukan siapa pengupload dugaan chat mesum Habib Rizieq dengan Firza Husein.

Meski telah dihentikan, Polri menyebut kasus tersebut bisa dibuka kembali bila ditemukan bukti baru.

Selain chat mesum, Habib Rizieq juga pernah dilaporkan ke Polda Metro Jaya atas kasus logo ‘palu-arit’ pada mata uang rupiah.

Selain itu, Habib Rizieq juga pernah dilaporkan oleh Sukmawati Soekarnoputri atas dugaan penodaan Pancasila pada 2018. Kasus tersebut ditangani Polda Jawa Barat.

Belakangan, kasus itu dihentikan alias SP3 karena penyidik tidak menemukan cukup bukti untuk menyeret Habib Rizieq ke meja hijau.


pojoksatu.id
sumber: 

0 Response to "Pulang 10 November, Polisi Akan Cek Semua Kasus yang Menjerat HRS"

Post a comment

Tengah Artikel - in article