Bawah Menu - Res

Ogah Disebut Sebagai PR Bersama, FH Tegaskan Kerumunan Penjemputan HRS jadi Tugas Anies




Dinas Kesehatan Pemprov DKI Jakarta mengatakan, kerumunan orang saat penjemputan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab telah mengabaikan protokol kesehatan disaat pandemi Covid-19.

Untuk itu Dinkes DKI menilai pengabaian protokol kesehatan ini menjadi pekerjaan rumah (PR) bersama antara masyarakat dan pemerintah.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Eksekutif Energy Watch Indonesia (EWY), Ferdinand Hutahaean mengatakan, peristiwa kerumunan orang di Petamburan yang mengabaikan protokol kesehatan bukan tugas bersama, tetapi tugas Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI, dan jajarannya.

"Maaf, ini bukan PR bersama, ini PR Anies Basedan sebagai Gubernur dgn jajarannya trutana dinas kesehatan dan satpol pp. kami jangan diajak2," kata Ferdinand dalam akun Twitternya, @FerdinandHaean3.

Sebelumnya Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta (Dinkes DKI) mengamati kondisi penjemputan Habib Rizieq Syihab yang penuh dengan kerumunan kemarin.

Dinkes DKI menilai kondisi tersebut mencerminkan bahwa imbauan agar patuh terhadap protokol kesehatan pencegahan COVID-19 harus terus dilakukan.

"Berati kita memang masih harus mengingatkan terus kepada warga DKI, bahwa mereka harus semaksimal mungkin menjaga disiplin 3M di semua kondisi. Ini PR (pekerjaan rumah) sama-sama, bukan hanya pemerintah," kata Kepala Bidang Pengendalian dan Pemberantasan Penyakit (P2P) Dinkes DKI, Dwi Oktavia, Rabu (11/11/2020). 

Dwi Oktavia menanggapi kondisi saat penjemputan Rizieq yang dinilai seperti mengabaikan prinsip PSBB Transisi.

Rizieq sudah tidak pulang ke rumah sejak 2017. Massa pendukungnya menyambut dengan gegap gempita. Dwi Oktavia memahami kondisi ini, tapi protokol 3M juga tidak boleh terabaikan, yakni mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun.

"Mudah-mudahan tidak berkembang (penularan COVID-19) dari kerumunan orang dalam kondisi euforia tadi," kata Dwi Oktavia.

Kerumunan orang terpantau sejak sebelum imam besar FPI tersebut mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten, Selasa (10/11/2020), menjelang pukul 10.00 WIB kemarin. Massa bahkan memenuhi jalan tol sehingga menimbulkan kemacetan dan 'memutihkan' area bandara.

Banyak sekali orang di Petamburan, Jakarta Pusat, lingkungan kediaman Rizieq. Di Petamburan, Rizieq dan para pendukungnya berselawat bersama, tanpa mengenakan masker, prinsip jaga jarak juga terabaikan. Juru Bicara Satgas COVID-19 Wiku Adisasmito mewanti-wanti soal penularan COVID-19 dalam kondisi seperti itu.


sumber: netralnews.com

0 Response to "Ogah Disebut Sebagai PR Bersama, FH Tegaskan Kerumunan Penjemputan HRS jadi Tugas Anies"

Post a comment

Tengah Artikel - in article