Bawah Menu - Res

Novel Bamukmin Minta Gubernur Jateng Harus Diperiksa Gegara Biarkan Terjadi Kerumunan, Ini Respon Ganjar



 

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menanggapi munculnya isu kerumunan massa pendukung pasangan calon Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa yang kembali diungkit.
Sebelumnya, isu kerumunan massa pendukung Gibran-Teguh muncul pasca pengusutan acara Maulid Nabi Muhammad dan akad nikah puteri dari Habib Rizieq Shihab (HRS) yang menuai polemik.

Persaudaraan Alumni (PA) 212 mempertanyakan proses hukum terhadap acara yang digelar HRS.

Wakil Sekjen PA 212 Novel Bamukmin bahkan menyinggung Gubernur lain se-Indonesia termasuk Ganjar pantas diperiksa polisi jika membiarkan terjadi kerumunan saat penyelenggaraan Pilkada 2020. 

Ganjar pun tak banyak berkomentar terkait hal tersebut.

Menurutnya, peristiwa yang berlangsung saat pendaftaran Pilkada Solo tersebut terjadi sudah lama sekitar 4 September 2020.

"Itu kan sudah lama tho, sudah bulan September kok," jelas Ganjar saat ditemui usai acara penutupan pameran UKM virtual di kantor Dinas Koperasi dan UMKM Jateng, Jumat (20/11/2020).

Kendati demikian, Ganjar siap jika memang dirinya harus diperiksa terkait peristiwa itu.

"Boleh (diperiksa)," katanya singkat.


sumber: kompas.com

0 Response to "Novel Bamukmin Minta Gubernur Jateng Harus Diperiksa Gegara Biarkan Terjadi Kerumunan, Ini Respon Ganjar"

Post a comment

Tengah Artikel - in article