Bawah Menu - Res

Mahfud MD: Ada yang Mendeklarasikan Partai Masyumi, Apa boleh?




Sejumlah tokoh resmi mendeklarasikan Partai Masyumi Reborn pada Sabtu (7/11) kemarin, di Aula Masjid Furqon, Jalan Kramat Raya, Jakarta Pusat.

Menanggapi hal tersebut, Menko Polhukam Mahfud MD angkat suara.

Ia menyatakan, bahwa Majelis Syura Muslimin Indonesia atau Masyumi yang didirikan pertama kali pada November 1945 sebagai federasi organisasi Muslim ketika itu, tidak pernah dinyatakan sebagai partai terlarang.

Masyumi memang pernah diduga ikut berada di balik sejumlah pemberontakan di daerah pada tahun 1958.

Di tahun 1960, partai ini diminta Bung Karno untuk membubarkan diri.

“Ada yang mendeklarasikan pendirian Partai Masyumi. Apa boleh?” ujar Mahfud MD, Minggu (8/11/2020).

“Tentu saja boleh. Sebab dulu Masyumi bukan partai terlarang melainkan partai yang diminta bubar oleh Bung Karno,” terangnya.

Hal ini jelas berbeda dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) pada 1966 yang dibubarkan.

“Beda dengan PKI yang jelas-jelas dinyatakan sebagai partai terlarang,” sambungnya.

Karena itu, Mahfud meminta Masyumi untuk segera memenuhi syarat yang dibutuhkan dalam proses verifikasi faktual.

Untuk diketahui, deklrasi Partai Masyumi Reborn itu dilakukan bertepatan dengan ulang tahun ke-75 Masyumi.

Sejumlah tokoh hadir dalam deklrasi tersebut. Di antaranya, Amien Rais, Abdullah Hehamahua, Bachtiar Chamsyah, hingga Fuad Amsyari.

Dalam sambutannya, Amien Rais mengatakan siap bergabung dengan Masyumi Reborn bila partai itu lebih besar dari partainya, Partai Ummat.

Partai Masyumi Reborn sendiri dipimpin tokoh Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Cholil Ridwan.

Cholil menyatakan, pembentukan partai ini untuk memperjuangkan suara umat.

Juga, lantaran Partai Keadilan Sejahtera (PKS) tak mau menampung massa 212 dan eks Partai Bulan Bintang (PBB).

“Tidak ada jalan lain. Kita mendirikan Partai Masyumi yang dulu pernah berjaya,” ujarnya.

Bahkan, Cholil terang-terangan mengajak Amien Rais dan Partai Ummat-nya bergabung dengan Partai Masyumi Reborn.

Rencananya, pihaknya juga akan mengajak Habib Rizieq Shihab, Usyatd Abdul Somad dan ormas Islam lainnya untuk bergabung.

Dengan demikian, kekuatan Partai Masyumi Reborn tidak akan terbendung.

Selain itu, juga terlihat Ketua Komite Eksekutif KAMI Ahmad Yani dan tokoh KAMI lainnya, MS Kaban.

Namun, dia menegaskan, membangkitkan Partai Masyumi tidak ada hubungannya dengan KAMI.

Yani menyatakan, rencana kebangkitan Partai Masyumi Reborn ini sudah jauh dibicarakan sejak satu atau dua tahun lalu.

Menurut dia, pihaknya bekerja sudah lama berencana membuat partai ini.

Bahkan sudah sampai seluruh Indonesia, hingga kecamatan dan sebagainya.

“Kalaupun ada tokoh KAMI yang bergabung, itu soal lain,” ujarnya.


sumber: pojoksatu.id

0 Response to "Mahfud MD: Ada yang Mendeklarasikan Partai Masyumi, Apa boleh?"

Post a comment

Tengah Artikel - in article