Bawah Menu - Res

Ketua FPI Kena Skak Najwa Shihab, Tim Mata Najwa Tunjukkan Bukti Video Omongan Habib Rizieq




Acara Maulid Nabi dan pernikahan di rumah Habib Rizieq Petamburan berbuntut panjang.

Sejumlah pihak mempertanyakan protokol kesehatan saat acara berlangsung, termasuk sejumlah kegiatan yang dihadiri oleh Habib Rizieq Shihab.

Di acara Mata Najwa, presenter Najwa Shihab mencoba mengorek hal tersebut kepada Ketua DPP FPI slamet Maarif  

Mendengar bantahan FPI soal Habib Rizieq Shihab mengajak warga untuk kumpul-kumpul, Jurnalis Najwa Shihab memberikan bukti.

Dalam tayangan Mata Najwa, Rabu (18/11/2020) malam, Najwa Shihab pun menunjukkan bukti perihal Habib Rizieq mengajak warga untuk berkumpul meski pandemi Covid-19 masih merebak.

Melihat bukti yang ditunjukkan Najwa Shihab, Ketua DPP FPI, Slamet Maarif pun memberikan bantahan dengan tegas.

Dikutip TribunnewsBogor.com, Slamet Maarif awalnya mengungkap bahwa pihaknya tidak pernah menduga bahwa banyak warga yang merindukan sosok Habib Rizieq.

Hal tersebut terlihat dari banyaknya massa yang menjemput Habib Rizieq.

"Apa yang terjadi memang Kita tidak pernah menduga sama sekali. Termasuk jumlah massa ketika penjemputan Imam Besar," ungkap Slamet Maarif.

Dalam tayangan Mata Najwa, Slamet Maarif menyebut pihaknya telah mengupayakan agar penjemputan Habib Rizieq itu terlaksana dengan tertib.

"Gerakan hati yang Kita tidak pernah menyangka," sambungnya.

Pun dengan banyaknya warga yang berkerumun di acara yang dihadiri Habib Rizieq setelahnya.

Termasuk acara Maulid Nabi dan pernikahan putri Habib Rizieq di Petamburan.

Mendengar pernyataan Slamet Maarif, Najwa Shihab pun mengurai argumen.

Bahwa sebenarnya, Habib Rizieq telah melayangkan ajakan untuk warga agar kumpul-kumpul.

"Yang mau Anda katakan, tidak pernah diduga masanya akan sebesar itu ?" timpal Najwa Shihab.

"Ya Kita dari pusat enggak pernah menduga sebesar itu," ujar Slamet Maarif.

"Walaupun kan sebelumnya memang sudah ada ajakan untuk kumpul ?" tanya Najwa Shihab.

"Enggak, enggak ada ajakan," pungkas Slamet Maarif.

"Bukankah Habib Rizieq pada saat pidato malam tanggal 10 itu ada ajakan 'yang bisa datang mari kumpul ?'" ucap Najwa Shihab.

"Enggak. Beliau menyampaikan, beliau akan pulang dengan pesawat Saudia jam 9, sampai ke Bandara jam 10," ungkap Slamet Maarif.

Guna membuktikan ucapannya, Najwa Shihab pun menunjukkan rekaman pidato Habib Rizieq.

Najwa Shihab langsung menunjukkan rekaman saat Rizieq Shihab pidato tanggal 10 November 2020.

Dalam rekaman tersebut, Habib Rizieq tampak mengajak warga untuk beramai-ramai datang ke acara Habib Al Kahf pada Kamis 12 November 2020.

"Hari Kamis jam 9 pagi, ada maulid di tempat Habib Hamid Al Kahf di Pondok Rangon Jakarta Timur. Insya Allah, yang sehat, yang segar, yang punya kesempatan, rame-rame Kita ke sana Insya Allah," ujar Habib Rizieq.

Habib Rizieq juga mengumumkan soal acara pada hari Jumat dan Sabtu.

Pada hari Jumat, Habib Rizieq mengumumkan bahwa dirinya akan hadir ke Mega Mendung untuk peletakkan batu pertama.

Sementara pada hari Sabtu, Habib Rizieq mengumumkan terkait acara peringatan Maulid Nabi dan hajatan pernikahan putri keempatnya di Petamburan, Jakarta Pusat.

Usai melihat rekaman video yang ditunjukkan Najwa Shihab, Ketua DPP FPI itu kembali memberikan bantahan.

"Enggak ada ajakan," ujar Slamet Maarif.

"Ada ajakan, ini sebagai pengumuman 'yang sehat, yang kuat mari kita kumpul-kumpul rame-rame'. Tadi Kita dengarkan seperti itu," ungkap Najwa Shihab.

"Itu kan di awal, itu undangan dari Habib Hamid, acara hari Kamis. Bukan acara Habib Rizieq," bantah Slamet Maarif.

"Yang kemudian diumumkan oleh Habib Rizieq. Tapi tadi Kita dengarkan 'silahkan datang rame-rame yang kumpul', itu ajakan. Anda tadi mendengarkan beliau mengatakan seperti itu," kata Najwa Shihab.

"Itu amanat dari Habib Hamid," timpal Slamet Maarif.

Kembali bertanya, Najwa Shihab lantas penasaran.

Yakni perihal apa alasan Habib Rizieq menghadiri acara yang sudah bisa diprediksi akan dihadiri banyak orang.

"Sudah tahu bahwa akan rame sekali pada saat penjemputan. Kemudian ketika itu (acara tiga hari berturut-turut) diumumkan, akan sangat susah mengontrol protokol kesehatan, kenapa dilakukan berkali-kali ? (tanggal 12, 13, 14)," tanya Najwa Shihab.

Slamet Maarif pun menjawab pertanyaan Najwa Shihab tersebut.

Diakui Slamet Maarif, rangkaian acara pada tanggal 12 dan 13 November bukan tanggung jawab Habib Rizieq.

"Hari Kamis di Jakarta Timur bukan acara beliau. Beliau (Habib Rizieq) tamu diundang menjadi penceramah. Di Tebet pun beliau diundang," kata Slamet Maarif.

Karenanya menurut Slamet Maarif, itu merupakan tanggung jawab panitia penyelenggara

Berbeda dengan acara yang terselenggara di Petamburan, yakni Maulid Nabi dan pernikahan putri Habib Rizieq.

Slamet Maarif menyebut dalam penyelenggaraan acara di Petamburan tersebut, ada panitia bertanggung jawab yakni FPI.

Soal acara Maulid Nabi, FPI nyatanya sadar bahwa akan banyak orang yang datang untuk melihat sosok Habib Rizieq.

Karena hal tersebut, FPI sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait, termasuk Pemprov DKI Jakarta.

"Koordinasinya ke siapa saja ketika akan mengadakan acara di Petamburan itu ?" tanya Najwa Shihab.

"Kerjasama dengan pihak kelurahan, kecamatan, Wali Kota, kemudian mendapat surat balasan," ujar Slamet Maarif.

"Jadi bisa saya katakan, Pemprov DKI memfasilitasi acara ini ?" tanya Najwa Shihab.

"Membantu dalam rangka melaksanakan kewajiban Pemprov DKI untuk menerapkan protokol Covid. Karena ini punya kewajiban," kata Slamet Maarif.

Ketua FPI Sebut Membludaknya Penjemput Habib Rizieq Karena Omongan Mahfud MD

Tayangan Mata Najwa tadi malam, Rabu 18 November 2020 berlangsung seru.

Salah satu nara sumber yang diundang adalah Ketua DPD Front Pembela Islam ( FPI ) Slamet Ma'arif .

Dirinya menceritakan penyebab ramainya penjempuit Habib Rizieq Shihab saat pulang dari Arab Saudi 

Seperti biasa, sungguh seru acara Talkshow Mata Najwa tadi malam, Rabu (19/11/2020), Live Trans 7.

Kali ini Najwa Shihab dkk mengangkat tema ' Pilah-Pilih Urus Pandemi' yang membahas soal perbedaan sikat Presiden Jokowi merespon pelanggaran protokol kesehatan akibat massa Habib Rizieq Shihab dengan acara lainnya.

Namun ada salah satu momen menarik perhatian dimana Ketua Slamet Ma'arif selaku Ketua DPP FPI buka borok Menko Polhukam Mahfud MD. Benarkah jilat ludah sendiri?

Dia menyindir anak buah Jokowi itu dinilai tidak konsisten dengan omongannya.

Berikut sejumlah hal penting tayangan Mata Najwa semalam 

1. FPI Tak Menduga Membludaknya Massa,tfecgve4rfdtrbv kl

Berawal saat Najwa Shihab mempersilahkan Slamet Ma'arif berbicara terlebih dahulu setelah acara dibuka.

Najwa langsung menanyakan soal tanggapan pihak FPI usai panjangnya polemik usai Habib Rizieq Shihab pulang ke Indonesia.

Diantaranya pencopotan Kapolda dan kepala daerah dipanggil.

"Saya ingin ke FPI, ustaz Ma'arif. Yang jelas memang rentetan peristiwa terjadi nih setelah seminggu pasca kepulangan Habib Rizieq. Ada dua Kapolda dicopot kemudian Gubernur dan jajarannya diperiksa. Saya ingin tahu dulu tanggapan DPI atas berbagai dampak yang timbul pascakepulangan,"

Slamet mengaku pihaknya tidak menduga massa akan membludak

"Apa yang terjadi memang kita tidak menduga sama sekali. Temasuk jumlah massa ketika penjeputan imam besar. Kita tidak pernah menduga seperti itu antusiasnya ummat ingin melepaskan kerinduannya dengan ulamanya, dengan habibnya, dengan imamnya,"

"Sehingga tanpa undangan dari kami gerakan hari mereka spontan berbondong-bondong ke bandara Soekarno Hatta untuk menyambut imam besar," kata Slamet.

2. Bahas Omongan Menko Polhukam

Menurut Slamet membludaknya massa efek dari ucapan Menkopolhukam sebelum Habib Rizieq datang.

Slamet kemudian mencontohkan pernyataan dari mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu.

"Ditambah pula pak Menkopolhukam mengizinkan. 'Silahkan jemput Habib Rizieq, yang penting aman tertib'. Ini yang menambah juga kan," kata Slamet.

"Sehingga di hari H nya, kita melihat luar biasa. Ummat berkumpul penuh suka cita, penuh histeris, penuh kesedihan juga melepas itu menjempul beliau. Ini diluar dugaan kami semua," katanya.

Hanya saya pihaknya yang kadung kewalahan meminta masyarakat yang datang agar lebih tertib.

3. Puji Polisi yang Mengamankan

Slamet juga mengungkapkan jika polisi yang berjaga dan mengawal kedatangan Habib Rizieq itu sangat membantu dan sudah mengikuti imbauan dari Kapolri dalam hal ini Jenderal Idham Azis.

"Aparat keamanan memang juga sudah membantu. Karena memang pihak pihak kepolisian saya fikir mematuhi apa yang disampaikan oleh Kapolri bahwa harus humanistik, persuasif, dan itu dilakukan," katanya.

Baca juga: Daftar Nama Penerima BLT Guru Honorer, Login info.gtk.kemdikbud.go.id, Cek Daftar Nama

Baca juga: Usai Batal Nikah, Aurel Kembali Bagikan Kabar Kesedihan, Ashanty Syok Sampai Bikin Sayembara

Baca juga: LIGA ITALIA Jaga Tradisi, AC Milan Tak Ragu Singkirkan Barcelona, Gelandang Liverpool Jadi Buruan

4. Puji Kapolda Irjen Nana Sudjana

Dalam kesempatan yang sama, dia juga memuji Kapolda Metro Jaya dalam hal ini Irjen nana Sudjana yang dinilai sudah mengerti dengan gerakan hati masyarakat rindu dengan habib Rizieq.

"Saat itu perusahaan psikologis ummat sedang memuncak betul-betul. Nah saya lihat pak Kapolda memahami psikologis itu," kata Slamet.


sumber: tribunnews.com

0 Response to "Ketua FPI Kena Skak Najwa Shihab, Tim Mata Najwa Tunjukkan Bukti Video Omongan Habib Rizieq"

Post a comment

Tengah Artikel - in article