Bawah Menu - Res

Kapitra Ampera Semprot Rocky Gerung: Anda Jadi Fir'aun Seolah Kebenaran Milik Anda




Kapitra Ampera kesal kerap disindir Rocky Gerung.

Hal itu terjadi di acara ILC yang tayang pada Selasa (3/11/2020).

Tema ILC malam itu adalah soal kebebasan berpendapat dan UU ITE.

Mulanya, Rocky Gerung memberikan penjelasnya terkait isu UU ITE yang disebut bisa mengancam kebebasan berpendapat.

Hal ini ia sampaikan saat menghadiri program Indonesia Lawyers Club dengan topik pembicaraan UU ITE: Mengancam Kebebasan Berpendapat? edisi Selasa, (3/11/2020).

Dalam mengawali pembicaraan, Rocky melihat ada kekacauan dalam bahasa Indonesia yang menggabungkan pengertian antara liberty dan freedom.

"Sehingga yang diterangkan oleh Fadjroel dan Kapita itu ngaco," ucapnya dikutip dari channel YouTube Indonesia Lawyers Club, Rabu (4/11/2020).

Sebetulnya, kebebasan itu tidak diancam oleh undang-undang, kebebasan itu diancam oleh arogansi kekuasaan.

Rocky menilai, Undang-undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik hanya merupakan alat.

Sedangkan yang mengancam kebebasan adalah pemerintah itu sendiri.

Rocky menyebut UU apapun dapat digunakan oleh pemerintah untuk membungkam kebebasan.

"UU cuma alat, kalau tidak pakai UU ITE bisa pakai UU Pornografi untuk membatasi kebebasan.UU Kehutanan bisa dipakai mengancam kebebasan, itu poinnya," ujarnya.

Selanjutnya, Rocky menjelaskan arti sebuah kebebasan (freedom).

Ia memaknai kebebasan sebagai 'fakultas' dalam diri seseorang untuk memutuskan, baik memutuskan untuk menghina seseorang, atau memilih memujinya.

"Kalau saya memuji orang atau menghina orang, maka itu menjadi keputusan saya. Kalau saya hanya diwajibkan memuji orang, artinya saya tidak punya kebebasan," tegas Rocky.

Rocky juga menyebut kebebasan yang menjadi pembeda antara manusia dengan benda.

Rocky Gerung menegaskan kebebasan itu merupakan tanggungjawab sendiri.

"Kalau saya punya kebebasan, saya boleh memilih dengan tanggung jawab sendiri.Jangan suruh orang mesti netral, karena itu membuat saya tidak bebas," ujarnya.

Rocky Gerung lalu menjelaskan perbedaan freedom dengan liberty.

Rocky Gerung mengatakan kebebasan bisa dibatasi dengan kesepakatan masyarakat yang diatur oleh negara.

"Karena tindakan saya bisa merugikan, negara mesti membatasi saya, (liberty) itu persetujuan sosial," beber Rocky.

Rocky menjelaskan adanya kekurangan dalam bahasa Indonesia yang tidak membedakan antara freedom dengan liberty sepertiyang ada dalam bahasa Inggris.

"Bahasa Indonesia tidak punya konsep, itu kelemahan bahasa kita. Inggris punya freedom dan liberty.

"Freedom adalah kondisi internal manusia yang bersifat absolut dan tidak bisa dicabut.Sedangkan liberty adalah persetujuan sosial," ujarnya.

"Ketika kebebasan manusia dicabut, maka manusia bisa jadi benda, kebebasan itu obsolut, kalau tidak obsolut maka manusia bisa jadi benda, bukan jadi monyet, monyet masih punya kebebasan, manusia jadi batu," imbuhnya.

Rocky Gerung lalu mencerkitakan saat dirinya dilaporkan ke polisi lantaran mengatakan presiden tidak paham pancasila.

"Padahal yang saya ucapkan adalah diskirpsi untuk melihat pengetahuan presiden, saya tidak menghina, kalau saya mengatakan presiden paham pancasila, pasti saya dipuji-puji, padahal itu hanya diskripsi bukan evaluasi," ujar Rocky Gerung.

Lalu kader PDIP, Kapitra Ampera lalu mengatakan Rocky Gerung tidak paham soal kebebasan universal.

Kapitra Ampera mengatakan Rocky Gerung tidak menghargai pendapat orang.

"Anda menjadi firaun sendiri seolah kebenaran menjadi milik anda," ujar Kapitra Ampera.


sumber: tribunnews.com

0 Response to "Kapitra Ampera Semprot Rocky Gerung: Anda Jadi Fir'aun Seolah Kebenaran Milik Anda"

Post a comment

Tengah Artikel - in article