Bawah Menu - Res

Jumpa Pers Alumni PA 212 Dibubarkan Polisi, Lantaran....




Persaudaraan Alumni (PA) 212 membuat surat terbuka menyusul pencopotan spanduk atau baliho HRS oleh prajurit TNI yang diperintahkan oleh Pangdam Jaya Mayjen TNI Dudung Abdurachman.

Wakil Ketua Bidang Strategis Perjuangan Endro Sudarsono menyesalkan pencopotan spanduk itu dilakukan langsung oleh TNI.

Menurut Endro, tugas pencopotan balihoi tu bukan tugas dari TNI. Melainkan tugas dari Satpol PP untuk menurunkan atau menertibkan baliho.


TNI, ungkap Endro, sesuai dengan Undang-undang nomor 34 tahun 2004 pasal 7 ayat (1) tugas pokoknya bukan menurunkan baliho.

Namun, tugas pokok TNI sesuai dengan Undang-undang adalah menegakan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-undang Dasar Republik Indonesia tahun 1945.

Serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara.

"Untuk itu kami dari persaudaraan alumni (PA) 212 provinsi Jawa Tengah memohon kepada Panglima TNI Marsekal Jadi Tjahjanto untuk bersama rakyat mempertahankan kedaulatan negara dari ancaman separatisme, terorisme serta komunisme di Negara Kesatuan Republik Indonesia,"ujar Endro di Gentan, Baki, Sukoharjo, Sabtu (21/11/2020).

Selain itu, dalam surat terbuka, Persaudaraan Alumni (PA) 212 Jawa Tengah juga meminta tetap menjaga persatuan dan kesatuan Republik Indonesia, serta tetap bekerja secara profesional tetap berada pada tugas dan fungsi pokoknya tanpa harus keluar dari kewenangannya.

"Mengevaluasi dan mempertimbangkan pergantian Pangdam Jaya yang baru yang lebih baik dengan menghindari polemik maupun hal lain yang kontroversial,"terangnya.

Dan yang terakhir, alumni Persaudaraan (PA) 212 meminta penanganan pandemi Covid-19 dan resesi untuk Indonesia bangkit dari multi krisis yang sedang melanda diprioritaskan.

Selain membuat surat terbuka untuk Panglima TNI, Alumni PA 212 juga menunjukan beberapa foto pencopotan baliho Habib Rizieq.

Namun di tengah-tengah konferensi pers alumni PA 212, sejumlah anggota Polri dan TNI datang. Dengan menggunakan pengeras suara, aparat keamanan meminta agar yang hadir dalam konferensi pers itu untuk mematuhi protokol kesehatan.

Tak hanya itu, dipimpin langsung Kapolres Sukoharjo AKBP Bambang Yugo Pamungkas meminta jalannya konfrensi pers yang dilakukan alumni PA 212 untuk segera diakhiri saat itu juga.


sumber: okezone.com

0 Response to "Jumpa Pers Alumni PA 212 Dibubarkan Polisi, Lantaran...."

Post a comment

Tengah Artikel - in article