Bawah Menu - Res

Bupati Bogor Tak Hadir, Ini Kata Polda Jabar




Bupati Bogor Ade Yasin tak hadir untuk didengar klarifikasinya terkait kegiatan Habib Rizieq Shihab (HRS) di Megamendung, Puncak, Jumat (13/11) lalu.

Hingga pukul 15.00 wib, Ade Yasin tidak nampak hadir di Polda Jabar.

Direskrimum Polda Jabar Kombes Pol CH Patoppoi menjelaskan, bahwa hari ini Bupati Bogor tidak datang ke Polda Jabar.

“Kami akan melakukan penjadwalan ulang untuk memanggil Bupati Bogor,” ujar Patoppoi, Jumat (20/11/2020).

Ia menambahkan, bahwa penyidik Ditreskrimum sudah menerima surat konfirmasi perihal Ade Yasin sakit hingga tak bisa memenuhi panggilan.

“Kami sudah menerima surat bahwa Bupati Bogor sakit, saat ini dirawat di RSPAD,” jelasnya.

Dari surat tersebut, Bupati Bogor dirawat hingga tanggal 27 November mendatang.

Pihaknya belum bisa memastikan kapan waktu Ade Yasin dipanggil kembali untuk diklarifikasi ke Mapolda Jabar.

“Melihat perkembangan yang bersangkutan,” katanya.

Seperti diketahui, Polda Jabar memanggil sepuluh orang perangkat Pemkab Bogor terkait kegiatan Habib Rizieq Shihab di Megamendung, Puncak, pada Jumat (13/11) lalu.

Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Pol Erdi Adrimulan Chaniago mengatakan, kesepuluh perangkat pemerintahan tersebut terdiri dari Ketua RT sampai dengan Bupati Bogor, Ade Yasin.

Bahkan, pihaknya sudah melayangkan surat pemanggilan pada Rabu (18/11) kemarin.

10 orang tersebut yakni Bupati Bogor, Sekda Bogor, Kasatpol PP Bogor, dan Camat Megamendung.

“Lalu panitia dari FPI, Kepala Desa Sukagalih, Kepala Desa Megamendung, Ketua RW 3, Ketua RT, dan Babinkamtibmas desa Setempat,” papar Erdi.

Terkait kabar Informasi Bupati Bogor positif Covid, Kabid membenarkan hal tersebut.

“Iya memang benar terpapar (Covid-19),” kata Erdi.

Akan tetapi, sampai saat ini, pihaknya belum menerima surat pemberitahuan resmi terkait hal tersebut.

“Kami belum mendapat rekomendasi dari gugus tugas atau RS setempat kita belum menerima, apabila memang tidak datang ini hanya klarifikasi saja,” terangnya.

Erdi menyebut, massa sendiri sudah mulai berkumpul sejak pagi hari sebelum HRS tiba.

“Kegiatannya peletakan batu pertama pembangunan ponpes, dihadiri sekitar 3.000 orang,” paparnya.

Berdasarkan hasil di lapangan, selama kegiatan, massa banyak yang tidak menerapkan protokol kesehatan dan 3M.

“Ini yang kami lakukan penyelidikan, kenapa tidak ada protokol kesehatan. Lalu ijin dari perangkat daerah setempat terkait izin acara tersebut,” terangnya.


sumber: pojoksatu.id

0 Response to "Bupati Bogor Tak Hadir, Ini Kata Polda Jabar"

Post a comment

Tengah Artikel - in article