Bawah Menu - Res

3 Fakta Baru Pelajar Tew*s Ditik*m Gegara Peluk Istri ABG




Kasus pembunuhan Alimuddin (17) memasuki babak baru. Tujuh orang ditetapkan sebagai tersangka, termasuk pasangan suami istri (Pasutri) ABG berinisial F (16) dan AA (15),

Peristiwa ini berawal ketika F diduga telah merencanakan menikam Alimuddin. F mengaku kesal karena Alimuddin mengajak istrinya AA bertransaksi jual-beli jam tangan dengan cara cash on delivery (COD) tanpa F harus mendampingi istrinya.
F lalu menyiapkan sebilah badik dan memanggil sejumlah rekannya untuk mengintai pertemuan Alimuddin dengan AA, istri F. Ternyata Alimuddin memeluk AA dari belakang, sehingga F muncul dari persembunyiannya dan langsung menikam Alimuddin.

Jasad Alimuddin ditemukan warga dengan kondisi mengenaskan di area inspeksi kanal pengairan Dusun Kampung Beru, Desa Panyangkalang, Kecamatan Bajeng, Gowa, Sulsel pada Minggu (8/11/2020) sekira pukul 06.40 Wita.

Terbaru, polisi menetapkan 7 tersangka pembunuhan dengan peran masing-masing pelaku.

7 Orang Jadi Tersangka

Ketujuh tersangka itu adalah pasangan suami istri (pasutri) ABG F (16) dan AA (15), serta 5 rekan F inisial I (18), S (15), M (19), I (18) dan R (16).
"Iya, (ditetapkan jadi) tersangka semua," kata Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Jufri Natsir saat dikonfirmasi, Selasa (10/11/2020).

Para tersangka terancam pidana 10 tahun penjara usai dijerat polisi dengan Pasal 80 Ayat 3 UU RI Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Begini Peran Para Tersangka Penikaman Alimuddin

Polisi kemudian membeberkan peran masing-masing tersangka dalam kasus penikaman tersebut.

Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Jufri Natsir, tujuh orang tersangka tersebut memiliki peran masing-masing, mulai pelaku penikaman hingga membantu penikaman itu terjadi.

"Itu ada yang pelaku utama. Yang lainnya ikut membantu," kata AKP Jufri kepada detikcom, Selasa (10/11/2020).
Baca juga:
Jadi Tersangka, Istri ABG Penikam Pelajar Bantu Suami Rencanakan Pembunuhan

AKP Jufri melanjutkan F sebagai ABG yang istrinya dipeluk merupakan pelaku utama kasus ini. Dialah yang menikam perut korban hingga ususnya terburai. Sementara itu, lima rekan F, yakni laki-laki berinisial I (18), S (15), M (19), I (18), dan R (16), berperan ikut menemani F ke lokasi kejadian.

Meski sebatas menemani, kelima rekan F itu tetap dijerat polisi karena dianggap ikut membantu memberikan kesempatan pidana penikaman terjadi.

"(Seperti diatur dalam) Pasal 55, 56 KUHP, memberikan kesempatan walaupun cuma datang di TKP," tutur AKP Jufri.

Istri F, yakni wanita inisial AA (15), yang sempat dipeluk dari belakang oleh korban, juga ditetapkan menjadi tersangka.

Hal yang sama berlaku bagi istri F, yakni AA (15). Dia ditetapkan sebagai tersangka karena membantu suaminya dengan cara melakukan COD dengan korban. Padahal saat itu AA sudah tahu suaminya menyiapkan sebilah badik sebelum COD berlangsung dan berniat menganiaya korban.

"Termasuk istrinya juga (ikut berperan membantu terjadinya pembunuhan)," katanya.

Istri F Diduga Bantu Rencanakan Penikaman Alimuddin

Polisi mengungkapkan istri F yang berinisial AA disebut polisi ikut membantu sang suami merencanakan penikaman berujung kematian korban.
"Dia sudah merencanakan sama istrinya," ujar Kasat Reskrim Polres Gowa AKP Jufri Natsir kepada detikcom, Selasa (9/11/2020).

AKP Jufri mengatakan, ABG F kesal karena korban memesan jam tangan dan meminta istri F agar datang seorang diri saat cash on delivery (COD). Kekesalan F semakin menjadi usai korban meminta proses COD dilakukan pada waktu yang tak pantas, yakni sekitar pukul 01.30 Wita, Minggu (8/11).

Namun dikatakan AKP Jufri, bukan hanya F yang kesal, sang istri, AA juga kesal karena korban meminta proses COD dilakukan dengan persyaratan aneh. Tapi bukannya membatalkan COD, AA justru disebut membantu suaminya merencanakan penikaman kepada korban.

AA kemudian sepakat bersedia untuk melakukan COD dengan korban. Di lain sisi, sang suami dengan sebilah badik dan ditemani lima rekannya kemudian mengintai dari jauh proses COD.

"Istrinya kan yang merasa bahwa dia diganggu korban (sehingga ikut merencanakan aksi F)," kata Jufri.

Ternyata, polisi juga menyebut jika AA sengaja memancing korban untuk datang ke lokasi COD.

Saat proses COD, bukannya membayar harga jam tangan yang dia pesan, korban justru memeluk AA dari belakang. Alhasil, F ditemani rekannya keluar dari lokasi pengintaian dan menikam korban.

Setelah penikaman itu, F dan AA serta lima rekan F langsung lari dari kejadian. Sementara korban mencoba bertahan hidup dengan cara mencari pertolongan warga meski gagal usai tak ada warga yang menolong. Jasad korban kemudian ditemukan oleh warga.


sumber: detik.com

0 Response to " 3 Fakta Baru Pelajar Tew*s Ditik*m Gegara Peluk Istri ABG"

Post a comment

Tengah Artikel - in article