Bawah Menu - Res

Pesan Terakhir Olivia sebelum Meninggal: Aku Kembali kepada Ketiadaan Selamanya, Anggaplah Ini Surat Perpisahan




Olivia Sandjaya meninggal dunia setelah berjuang melawan tumor ganas di kepalanya.

Perempuan kelahiran Kota Malang, Jawa Timur, 5 Desember 1993 itu sempat mengabarkan bahwa dia akan menjalani operasi pengangkatan tumor otak pada Senin (21/9/2020).

Olivia menyadari bahwa operasi yang dijalaninya sangat berbahaya. Tingkat keselamatannya hanya 40 persen.

Sehari sebelum menjalani operasi, Olivia masih sempat menyampaikan pesan terakhir di akun Twitter pribadinya, @OliviaSandjaya.

“Selamat malam kepada teman twitland ku semua, kali ini aku ingin mohon pamit diri pada kalian semua,” cuit Olivia pada Minggu (20/9).

“Senin ini aku akan menjalani operasi pengangkatan tumor di otak. Berhubung operasi ini kemungkinan berhasilnya hanya 40%, maka besar kemungkinan aku tidak selamat,” tambahnya.

Olivia menyampaikan bahwa jika akhir pekan ini belum aktif juga di Twitter, berarti dia telah meninggal dunia.

“Dengan ini aku mohon jika sekiranya aku ada berbuat kesalahan, sekecil apapun pada kalian, aku mohon maaf yang sebesarnya,” imbuhnya.

“Kalau akhir minggu depan ini aku belum juga aktif lagi, berarti aku telah kembali kepada ketiadaan selamanya. Anggaplah ini surat perpisahan dariku ya,” tandas Olivia.

Guru Besar Universitas Airlangga (Unair), Prof Hendri Subiakto menyampaikan ucapan duka cita atas meninggalnya Olivia Sandjaya.

Staf Ahli Menteri Komunikasi dan Informatika itu mengatakan, sejak kecil Olivia diasuh oleh ayahnya dan tidak mengenal siapa ibunya.

“Setelah tahu Olivia meninggal saya baru buka isi tweet2nya. Ternyata dia seorang gadis yg sjk kecil bersama ayahnya, tanpa mengenal ibunya. Isi tweet2nya sangat menyentuh sisi kemanusiaan dan jiwa keindonesiaan. Selamat jalan sahabat RIP,” kata Prof Henri melalui akun Twiternya @henrysubiakto, Kamis (24/9).



sumber: pojoksatu.id

0 Response to "Pesan Terakhir Olivia sebelum Meninggal: Aku Kembali kepada Ketiadaan Selamanya, Anggaplah Ini Surat Perpisahan"

Post a comment

Tengah Artikel - in article