Bawah Menu - Res

Kesaksian Teman Kampus Geby, Mahasiswi Cantik yang Dibunuh Bersama Ibunya




Kasus pembunuhan ibu dan anak di Pontianak menyita perhatian warganet. Korban bernama Sumi (40) dan Geby (19). Geby adalah mahasiswi salah satu perguruan tinggi di Pontianak.

Sumi dan anak gadisnya, Geby ditemukan meninggal di rumahnya, Jalan Tanjung Harapan, Kelurahan Banjar Serasan, Kecamatan Pontianak Timur, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu malam (23/9).

Ibu dan anak itu diduga dibunuh tiga hari sebelum mayatnya ditemukan. Polisi masih memburu suami baru Sumi yang belum diketahui keberadaannya.

Seorang pengguna Facebook dengan akun Trivina mengaku sebagai teman kampus Geby. Ia menyebut Geby menghilang sejak Senin (21/9).

“Gaby ini teman saya 1 kampus dan 1 kelas min, kemarin pas hari Senin gak masuk kuliah ternyata dapat kabar begini,” tulis Trivina mengomentari berita pembunuhan Geby.

Menurut Trivina, Geby masih aktif di grup WhatsApp (WA) pada hari Minggu (20/9). Bahkan dia masih bercanda dengan teman-teman kuliahnya. Mereka memiliki grup WA untuk membahas materi kuliah.

“Hari Minggu itu dia masih aktif di grup balas candaan, dll. Tapi selepas itu kami gak tau karena teman saya bilang dia menghilang dari hari Senin, rumahnya tutup terus dan baru tau sekarang, rupanya dapat kabar dibunuh,” katanya.

Ia menyebut kelasnya memiliki grup WA. Di grup itu mereka selalu diskusi tentang mata kuliah yang diberikan dosen.

“Kami ada grup kampus dan kami ada grup setiap mata kuliah karane musim corona jadi kami kuliah online. Dari hari Senin gak ada kabar sampai malam ini baru dapat info die dibunuh,” katanya.

“Kami kuliah online karena covid ini jadi kuliah lewat daring online. Kami gak ada ketemu dia lah, kalau kami ke kampus mungkin bisa jumpa almarhum. Kami sebagai teman belum tau gimana kejadiannya,” tandas Trivina.

Mayat Sumi dan Geby pertama kali diketahui oleh keluarganya. Keluarga datang ke rumah korban karena sudah tiga hari tidak bisa dihubungi.

Yogi, salah satu keluarga korban mengatakan, keluarga mendatangi rumah korban pada Rabu (23/9) sekitar pukul 19.30 WIB. Setibanya di rumah korban, keluarga menemui sejumlah kejanggalan, dimana lampu rumah dalam keadaan mati.


“Saat melihat dari jendela, ada yang tergeletak, kemudian pintu didobrak. Setelah melihat, si Umi (Sumi) sudah meninggal di ruang tamu,” kata Yogi.

Menurut Yogi, jenazah Geby ditemukan di ruang tengah. Darahnya sudah kering. Ia yakin ibu dan anak itu dibunuh.

Yogi mengatakan Sumi tinggal di rumah itu bersama barunya yang biasa disapa Alau. Anak gadinya, Geby juga tinggal di rumah itu.

Kapolresta Pontianak Kota Kombes Komarudin menyebut ibu dan anak itu diduga dibunuh oleh orang terdekatnya.

“Kita masih mendalami kasus ini dan dugaan sementara pelaku merupakan orang dekat korban karena dari dalam rumah tidak ada tanda-tanda pengrusakan,” kata Komarudin, Rabu (23/9).

Setelah dilakukan olah TKP kedua mayat tersebut langsung dievakuasi ke kamar mayat Rumah Sakit Bhayangkara Polda Kalimantan Barat untuk dilakukan autopsi guna memastikan penyebab kematian korban.

Polisi juga memburu suami baru Sumi bernama Alau. Hingga saat ini, suami Sumi belum diketahui keberadaannya.

“Kepolisian masih melakukan pengejaran terhadap suami ketiga korban lantaran sampai saat ini menghilang dan tidak bisa dihubungi,” ucap Komarudin.


sumber: pojoksatu.id

0 Response to "Kesaksian Teman Kampus Geby, Mahasiswi Cantik yang Dibunuh Bersama Ibunya"

Post a comment

Tengah Artikel - in article