Bawah Menu - Res

Kebangetan, Undangan Pesta Gay Apartemen Kuningan Ditulis dalam Rangka Merayakan HUT Kemerdekaan



Sejumlah barang bukti disita polisi dalam penggerebekan pesta gay di Apartemen Kuningan Suite lantai enam room 608, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Berdasarkan informasi, polisi juga mengamankan sederet barang bukti dalam penggerebekan itu.

Di antaranya puluhan alat kontrasepsi. Rinciannya, 8 belum terpakai dan 15 lainnya belum terpakai.

Lalu satu botol pelumas yang sudah dipakai ditambah beberapa celana dalam serta bukti transfer antarrekening.

Selanjutnya, juga sejumlah gelang warna hitam tanda peserta dan buku tamu untuk registrasi peserta pesta gay.

Tak hanya itu. Ada juga sejumlah tisu magic, delapan botol obat perangsang.

Terakhir, yakni sebuah hardisk berisi lebih dari 83 judul film porno.

Saat ini, sejmlah barang bukti yang berhasil diamankan itu sudah diserahkan ke Puslabfor Polri untuk diperiksa.

Dilansir inews.id, barang bukti lain yang disita adalah undangan pesta gay yang didesain dengan gaya lama.

Undangan itu berlatarbelakang merah putih dengan sosok dua pria yang mengangkat sebuah buku coklat dengan tulisan ‘new normal’.

Di sisi kiri atas, terdapat tulisan ‘Kami memanggil putra-putri terbaik bangsa!’.

Sedangkan di bagian bawahnya terdapat tulisan ‘Koempoel-Koempoel Pemoeda’.

Dituliskan juga bahwa even tersebut digelar untuk menyambut HUT Kemerdekaan RI ke-75.

“Dalam rangka merayakan HUT RI sekaligus menjalin kebhinekaan dalam nuansa new normal hadirilah event pertama kami edisi Agustus Koempoel Koempoel Pemoeda,” tulis undangan tersebut.

Selain itu, juga terdapat empat nama lengkap dengan nomor kontak yang menjadi narahubung even pelampiasan seks penyuka sesama jenis itu.

Keempatnya berinisial R, B, G dan A.

Bagi mereka yang ingin ikut serta dalam pesta gay itu diwajibkan membayar biaya bervariasi.

Untuk satu orang, dipatok Rp150 ribu. Sedangkan untuk tiga orang sekaligus dipatok Rp350 ribu.

Dituliskan juga bahwa pesta gay itu digelar dengan menerapkan protokol kesehatan Covid-19.

“Untuk menyesuaikan dengan new normal kami menerapkan protokol (kesehatan),” tulis udangan itu.
 
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Tubagus Ade Hidayat mengungkap, ada banyak orang yang diamankan dalam penggerebekan itu.

“Yang diamankan ada banyak,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Rabu (2/9/2020).

Akan tetapi, sampai saat ini, pihaknya baru menahan beberapa orang di antaranya saja.

“Sementara, yang dilakukan penahanan ada sembilan orang,” terangnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus yang dikonfirmasi pun membenarkan penggerebekan pesta gay tersebut.

“Iya benar ada penggerebakan (tempat pesta gay),” kata Yusri, Rabu (2/9/2020).

Yusri menyebut, penggerebakan itu berawal dari laporan masyarakat setempat.

Akan tetapi, pihaknya sempat kesulitan untuk bisa masuk ke dalam lokasi tempat digelar pesta penyuka sesama jenis itu.

Pasalnya, pesta gay itu digelar privat dan hanya orang tertentu saja bisa mendapatkan akses masuk.

Setelah mendapat cukup informasi dan bukti, petugas selanjutnya melakukan penyamaran agar bisa masuk ke dalam kamar tersebut.

“Akses untuk masuk kesitu (susah). Kita koordinasi dengan security baru petugas bisa masuk,” ungkap Yusri.

Setelah berhasil masuk, petugas mendapati puluhan laki-laki sudah dalam keadaan tanpa busana.

Bahkan, ada juga di antaranya yang sedang berhubungan dengan pasangannya.

Kendati demikian, Yusri enggan membeberkan lebih rinci terkait penggerebekan peta gay ini.

“Nanti jam 15.00 WIB kita rilis di TKP-nya di Kuningan ya,” ungkapnya.


sumber: pojoksatu.id

0 Response to "Kebangetan, Undangan Pesta Gay Apartemen Kuningan Ditulis dalam Rangka Merayakan HUT Kemerdekaan"

Post a comment

Tengah Artikel - in article