Bawah Menu - Res

Demi Temui Wanita Lain, Seorang Suami Tinggalkan Istri dengan Mengaku Positif Covid-19





Seorang suami di India diduga sengaja meninggalkan istrinya dengan alasan terinfeksi Covid-19 dan kemudian tinggal bersama wanita lain. 

Awalnya, pria berusia 28 tahun itu tahu istrinya melalui sambungan telepon bahwa dirinya positif Covid-19.

Setelah memberi tahu sang istri melalui telepon, pria itu kemudian menghilang.

Diberitakan Khaleej Times yang dikutip worldofbuzz, pria berusia 28 tahun itu menghilang pada 24 Juli lalu.

Sebelum menghilang, pria itu menelepon istrinya dan mengatakan kepadanya bahwa dia telah dites dan hasilnya positif Covid-19 .

Dalam pembicaraan lewat telepon, pria yang tinggal di Navi Mumbai itu kemudian menyatakan ingin mati saja dan tidak sanggup hidup lagi. 

Belum sempat sang istri bertanya, pria itu langsung menutup telepon. 

Sang istri kemudian menghubungi saudara laki-lakinya untuk meminta bantuan untuk melapor ke polisi dan membuat laporan orang hilang. 

Menindaklanjuti laporan itu, polisi kemudian pencarian.

Namun, polisi hanya menemukan sepeda, helm, tas, dan kunci sepeda pria itu di sebuah jalan di Sektor 17 Vashi.

Sang pria tidak diketahui keberadaanya. 

Polisi kemudian terus melakukan penyelidikan.

Polisi mencoba melacak lokasi ponsel pria itu dan bahkan sampai memeriksa rekaman kamera keamanan di daerah tersebut.

Setelah diperiksa, polisi mengetahui bahwa pria itu telah menghubungi nomor telepon 100 (semacam saluran bantuan polisi India) dua kali pada malam dia hilang dan mencurigai bahwa pria itu menjadi kasus pembunuhan dan perampokan, lapor NDTV.

Namun, setelah pemeriksaan lebih lanjut, polisi menemukan bahwa pria itu punya pacar dan mulai mencarinya.

Pencarian selama sebulan mengungkapkan bahwa pria tersebut telah pergi ke Indore, sekitar 582 km dari Navi Mumbai.

Sebuah tim kemudian dikirim untuk mencari pria tersebut dan dia ditemukan tinggal bersama pacarnya di Indore.

Pria itu kemudian dibawa kembali ke Mumbai pada 15 September.

Suami Belah Perut Istri

Kabar lainnya tentang suami istri di India, seorang suami tega membelah perut istrinya yang tengah hamil 4 bulan. 

Di sejumlah tempat di dunia, memiliki bayi perempuan dianggap memalukan.

Mereka lebih menyukai bayi laki-laki daripada bayi perempuan.

Sayangnya, masih ada saja orang tua yang tega menyakiti orang-orang tercinta karena takut memiliki bayi perempuan.

Inilah yang terjadi pada satu keluarga di India.

Seperti yang dilansir Times of India, pria 43 tahun asal Bareilly bernama Pannalal, membelah perut istrinya, Anita Devi, yang tengah hamil empat bulan.

Hal itu ia lakukan setelah seorang pemimpin agama menyebut ia akan memiliki anak perempuan lagi.

Pannalal sudah memiliki 5 anak perempuan.

Jika benar istrinya mengandung anak perempuan lagi, maka anak itu akan menjadi anak perempuan keenamnya.

Pannalal dikabarkan ingin membuktikan sendiri kata-kata pemimpin agama tersebut.

Ia membuka perut sang istri untuk memeriksa jenis kelamin bayinya.

Ia juga dikabarkan memaksa istri mangaborsi bayi itu setelah yakin, anak mereka perempuan lagi.

Saudara laki-laki korban, menemukan korban sudah tergeletak di lantai dengan penuh darah.

"Ipar saya sering memukul saudara perempuan saya karena melahirkan bayi perempuan," ujarnya.

"Orang tua kami sudah melerai beberapa kali."

"Tapi kami tidak menyangka ia akan mengambil langkah kejam ini."

"Saat saya sampai di tempat kejadian, saya melihat darah di mana-mana."

"Perut Anita terbuka, ia berkata pada saya suaminya yang melakukannya."

Beruntung, bayi dalam kandungan Anita tetap aman.

Namun kondisi korban menurun karena kerusakan organ serta pendarahan hebat.

Sementara itu, suaminya ditahan atas dugaan kasus percobaan pembunuhan.

Stigma Anak Perempuan di India

Mengutip TribunCirebon.com, dalam kepercayaan orang India, orang tua banyak yang menghidari memiliki anak perempuan, dan menginginkan anak laki-laki.

Bahkan tak jarang hal itu seringkali membuat bayi perempuan berakhir dicampakan orang tuanya.

Beberapa waktu lalu, pada Juni, viral video bayi perempuan yang ditinggalkan di tempat sampah, terjadi di India.

Alhasil, seorang jurnalis dan pembuat film Vinod Kapri dan istrinya, sampai memutuskan untuk mengadopsi anak tersebut.

Kemudian pada 2017, investigasi Sunday People menemukan tiga bayi perempuan yang tidak diinginkan orang tuanya dibuang.

Bahkan hal itu nyaris terjadi setiap bulan.

Selain itu banyak pula bayi-bayi perempuan yang berakhir ditinggalkan di luar panti asuhan, rumah sakit, kantor polisi, di ibu kota India.


sumber: tribunnews.com

0 Response to "Demi Temui Wanita Lain, Seorang Suami Tinggalkan Istri dengan Mengaku Positif Covid-19"

Post a comment

Tengah Artikel - in article