Bawah Menu - Res

Detik-detik Riswanto Dikira Kancil dan Ditembak Temannya hingga Tewas, Sempat Berteriak dan Pegangi Leher




Seorang pemburu di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, bernama Sabirin (46) menembak rekannya sendiri, Riswanto, Rabu (26/8/2020).

Sabirin mengira rekannya tersebut adalah kancil yang tengah bersembunyi di semak-semak.

Sebelum tewas tertembak, Riswanto sempat berteriak sembari memegangi lehernya yang berlumuran darah.

"Pelaku ini sudah sering berburu bersama korban.

Ketika itu, ia mengaku melihat kancil, tapi tak sadar ternyata yang ditembak adalah temannya sendiri," kata Kapolsek Tanjung Agung AKP Faisal Pangihutan Manalau.

Sedang berburu kancil

Dia mengemukakan, awalnya Sabirin dan Riswanto tengah berburu kancil.

Keduanya memang biasa melakukan aktivitas berburu bersama.

Saat kejadian, mereka berburu di Desa Tanjung Agung, Kabupaten Muara Enim, Rabu (26/8/2020).

Namun, kemudian keduanya berpencar untuk mencari kancil.

Saat melanjutkan perburuan, Sabirin seperti melihat kancil masuk ke semak-semak.

Ia sama sekali tak menyadari bahwa sosok itu adalah rekannya sendiri.

Tertembak di bagian leher, sempat berteriak 

Sabirin pun mengarahkan senjata laras panjang rakitan yang ia bawa ke arah semak-semak.

Ia kemudian menembak target yang ia kira adalah seekor kancil.

Namun, tiba-tiba Sabirin mendengar teriakan rekannya.

Ia lalu melihat Riswanto memegangi lehernya yang berlumuran darah lantaran tertembak.

"Korban meninggal di tempat karena luka tembak di leher," ujar dia.

Terancam 10 tahun penjara

Sabirin yang terkejut karena menembak rekan berburunya kemudian mengabarkan kejadian itu ke pihak keluarganya.

Ia ditangkap beserta barang bukti senjata api laras panjang yang dipakainya berburu.

Sabirin kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.

Ia diancam penjara 10 tahun dan dijerat Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang menyebabkan orang tewas.




sumber: kompas.com

0 Response to "Detik-detik Riswanto Dikira Kancil dan Ditembak Temannya hingga Tewas, Sempat Berteriak dan Pegangi Leher"

Post a comment

Tengah Artikel - in article