Bawah Menu - Res

Ternyata Penangkapan Habib Bahar Sudah Diprediksi Ferdinand Demokrat



Habib Bahar Smith dipastikan kembali meringkuk di balik jeriji besi setelah kembali ditangkap, Selasa (19/5/2020).

Ia dijemput petugas dari Kementerian Hukum dan HAM dengan didampingi sejumlah personil kepolisian pukul 02.00 WIB.

Bahkan kali ini, penceramah dengan rambut gondrong bercat pirang itu dipastikan harus menjalani sisa masa hukumannya.

Terpidana kasus penganiayaan terhadap anak di bawah umur itu langsung dijebloskan ke Lapas Gunung Sindur, Bogor, Jawa Barat.

Ternyata, penangkapan itu sudah diprediksi Ferdinand Hutahaean.

Hal itu berkaca pada orasi saat terpidana penganiayaan terhadap anak di bawah umur itu dibebaskan melalui program asimilasi.

Selain itu, juga banyaknya kerumunan yang sengaja dibuatnya.

Demikian disampaikan kader Partai Demokrat itu melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (19/5/2020).

“Saya sudah menduga akan seperti ini ketika mendengar orasi beliau saat bebas dan kerumunan yg tercipta seketika ditengah PSBB,” cuitnya.

Ferdinand lalu menyinggung syarat narapidana memperoleh asimilasi adalah menunjukkan sikap yang baik.

“Syarat asimilasi itu salah satunya adalah perbuatan baik,” ujarnya.

Karena itu, advokat ini mengingatkan agar kasus ini bisa jadi pelajaran bagi narapidana lainnya.
 
“Semoga jadi pelajaran bagi semua napi yang bebas asilimilasi,” pungkasnya.

Dirjen Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM Reynhard Silitonga menyatakan, Bahar dinilai telah melakukan sejumlah kesalahan.

Yakni tidak mengindahkan dan tidak mengikuti bimbingan PK Bapas Bogor yang memiliki kewenangan melakukan pembimbingan dan pengawasan pelaksanaa asimilasi di rumah.

Ia juga dinilai melakukan beberapa tindakan yang dianggap telah menimbulkan keresahan di dengan menghadiri kegiatan.

“Dan memberikan ceramah yang provokatif dan menyebarka rasa permusuhan dan kebencian kepada pemerintah,” ungkapnya.

Pihaknya juga menilai bahwa ceramah yang disampaikan Bahar dan beredar luas di masyarakat, dapat menimbulkan keresahan.

“Ceramahnya telah beredar berupa vidio yang menjadi viral, yang dapat menimbulkan keresahan di masyarakat,” jelas dia.

Bahar juga melanggar aturan Pembatasan Berskala Besar (PSBB).

“Dengan telah mengumpulkan massa (orang banyak) dalam pelaksanaan ceramahnya,” sambung Reynhard.

Atas perbuatannya, lanjutnya, Bahar dinyatakan melanggar syarat khusus asimilasi sebagaiman diatur dalam pasal 136 ayat 2 huruf e Permenkumham nomor 3 tahun 2018.

Dengan demikian, pihaknya memastikan mencabut izin asimilasi Bahar.

“Dan selanjutnya diperintahkan untu dimasukkan kembali ke dalam Lembaga pemasayarakatan utk menjalani sisa pidananya dan sanksi lainnya sesuai ketentuan,” jelas dia.

“Selanjutnya, dia harus menjalankan sisa pidana di Lapas Khusus Gunung Sindur,” kata dia.


sumber: pojoksatu.id

0 Response to "Ternyata Penangkapan Habib Bahar Sudah Diprediksi Ferdinand Demokrat"

Post a Comment

Tengah Artikel - in article