Bawah Menu - Res

Teddy Gusnaidi: Habib Umar Assegaf Harus Diproses, Gak Perlu Lihat Jubahnya, di Tanah Abang Cuma Rp100 Ribu



Dewan Pakar Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) Teddy Gusnaidi meminta polisi tak segan memproses Habib Umar Assegaf yang diduga melanggar aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Selain melanggar PSBB, Habib Umar Assegaf juga dianggap melawan petugas. Pengasuh Majelis Roudhotus Salaf, Bangil, Pasuruan itu baku hantam dengan anggota Satpol PP.

“Jika Umar Assegaf dianggap melanggar hukum, ya diproses saja, gak perlu lihat jubahnya, karena di tanah abang harganya cuma 100 ribu,” tegas Teddy Gusnaidi melalui akun Twitternya, Jumat (22/5/2020).

Lain halnya dengan Teddy, Wasekjen MUI, Ustaz Tengku Zulkarnain justru meminta agar anggota Satpol PP yang memukul Habib Umar Assegaf diproses.

Tengku Zul bahkan mendesak para santri, guru, dan umat muslim di Bangli untuk turun tangan mencari anggota Satpol PP tersebut dan melaporkannya ke polisi.

Wahai Kaum Muslimin di Bangil. Tidak bisa kah kalian mencari Satpol PP yang meninju dan menendang Habib Umar Assegaf Bangil? Serahkan ke polisi dan proses hukum. Kemana harga diri kita dan ulama kita?,” kata Tengku Zulkarnain di akun Twitternya.

Video baku hantam Habib Umar Assegaf dengan anggota Satpol PP viral di media sosial sejak kemarin.

Insiden itu terjadi di pos check point exit Tol Bundaran Satelit, Surabaya, jawa Timur.

Awalnya, petugas PSBB menghentikan kendaraan Toyota Camry dengan Nopol N 1 B dari arah Malang yang akan masuk Kota Surabaya. Namun karena sang sopir tidak mengenakan masker, dan jumlah penumpang mobil melebihi kapasitas, kendaraan tersebut diminta putar balik.

Habib Umar Assegaf kemudian turun dari mobil dan adu mulut dengan petugas PSBB. Dia mendorong anggota Satpol PP.

Tak terima didorong, Satpol PP kemudian membalas. Ia berusaha meninju dan menendang Habib Umar Assegaf. Habib membalas dengan memukulkan sorban ke arah anggota Satpol PP hingga terjatuh.


sumber: pojoksatu.id

1 Response to "Teddy Gusnaidi: Habib Umar Assegaf Harus Diproses, Gak Perlu Lihat Jubahnya, di Tanah Abang Cuma Rp100 Ribu"

  1. Dimata hukum semua orang sama harus diproses, biar ga kejadian lagi.

    ReplyDelete

Tengah Artikel - in article