Bawah Menu - Res

Penimbun Masker Dibully saat Jual Rugi Stok di Twitter, Warganet: Bisa 137 Tahun Baru Habis!



Sejak virus corona atau COVID-19 mulai mewabah, harga masker di Indonesia semakin melambung tinggi. Tak hanya itu, stok masker bahkan semakin langka dan membuat tenaga medis kesulitan untuk mendapatkannya.

Kelangkaan tersebut diduga terjadi akibat adanya oknum Penimbun Masker. Namun, seiring berjalannya waktu, ketersediaan masker di Indonesia semakin terpenuhi. Harga masker di pasaran pun semakin mendekati normal. Apalagi, kini banyak alternatif untuk menggunakan masket kain yang bisa dibuat senditi.

Di sisi lain, normalnya harga masker rupanya membuat para penimbun mengalami kerugian sebanyak ratusan juta hingga miliaran rupiah. Salah satunya seperti pemilik akun Twitter bernama @ganghwacho23. Ia diduga menjadi seorang penimbun yang merugi akibat harga masker yang sudah mulai normal.

Melalui unggahan Twitternya, sang pemilik akun menjual masker timbunan dengan harga Rp150 ribu per boks dengan isi 50 buah masker. Harga tersebut sudah ia diskon dari harga yang ia beli sebelumnya sebesar Rp185 ribu.

"Twitter please do your magic.
JUAL RUGI masker Multi One Plus, 150 ribu/box isi 50. Ada 25 karton, 1 karton 40 box.
Plis, jual murah, lagi butuh duit bgt, habis kena musibah.
Itu saya udah rugi, belinya 185 ribu.
Kirim via JNE, J&T. COD oke wilayah Malang. Minat DM," tulis pemilik akun @ganghwacho23.

Masker bermerek Multi One Plus tersebut rencananya akan ia jual melalui Twitter. Namun, siapa sangka, masker jualannya tersebut justru mendapat hujatan dari warganet. Tak sedikit di antaranya yang mengaku geram terhadap tindakannya tersebut.

"KARMA NIMBUN MASKER... Kami semua butuh duit dan kesehatan mba, grgr penimbun kek situ kesehatan org2 terancam dan skrng situ malah mohon2... semoga lekas stabil harga masker, tulis akun @wawayiqbalw_.

Tak hanya itu, ada juga warganet yang menghitung waktu untuk menghabiskan masker tersebut jika dipakai sendiri.

"1 karton @ 40 box, per box isi 50 masker = 50.000 pcs masker, jadi kalau mbak pake sendiri per hari ganti 1 pcs, bisa 137 TAHUN baru habis. Mantap ga tuh, pas ditanyain malaikat munkar-nankir sampean msh sempet make masker timbunan. Maaf sekedar mengingatkan," tulis akun @pramudya_andi.

Lebih lanjut, salah seorang warganet bernama @Fredibunzy, juga turut andil dalam menghitung kerugian Penimbun Masker tersebut.

"Mba aku bantu itung yah mba mumpung aku lgi baik.
1 karton @ 40box di kali 25 karton = 1000box
Kalo misal nih misal harga beli anggep aja harga jua yg kata mba rugi yaitu 1 box 150k jadi 150k x 1k box = 150jt... Tuh mba totalan ruginya kalo gak kejual...semoga gk kejual, aminn," tulis @Fredibunzy.

Ada juga warganet yang lebih menyarankan masker-masker tersebut untuk disumbangkan.

"Bagi2 gratis aja, sumbangin ke rumah sakit, puskesmas, abang ojek biar bisa jadi Berkah, dan jangan lupa meminta Ampun untuk tidak mengulangi lagi perbuatan menimbun barang di atas penderitaan orang," tulis HANTZadidas.


sumber: akurat.co

0 Response to "Penimbun Masker Dibully saat Jual Rugi Stok di Twitter, Warganet: Bisa 137 Tahun Baru Habis!"

Post a comment

Tengah Artikel - in article