Bawah Menu - Res

Muanas Alaidid Ungkap Skenario di Balik Mangkirnya Said Didu, Pemerintahan Jokowi Sengaja Dijebak



Ketua Umum Cyber Indonesia Muannas Alaidid menduga, ada skenario tertentu di balik mangkirnya M Said Didu dari penggilan penyidik Bareskrim Polri.

Pemanggilan itu sendiri terkait kasus yang dilaporkan Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan.

Muanas menduga, kelakuan Said ini seperti sengaja membuat skenario agar dirinya dijemput paksa oleh penyidik.

Demikian disampaikan Muanas Alaidid melalui akun Twitter pribadinya, Selasa (12/5/2020).

“Semoga jangan sampai, bener ada skenario lain tdk hadirnya krn sengaja biar dijemput paksa,” cuitnya seperti dikutip PojokSatu.id.

Tujuannya, agar bisa dibangun opini publik bahwa kasus yang menjeratnya adalah pendzaliman oleh penguasa.

“Krn tau tdk dpt membuktikan tuduhan & malu bila smp minta maap, masa org percaya bikin ‘drama’ pendzoliman oleh penguasa model begitu ? “Kt doakan aja penegak hk diberi kemudahan,” tulisnya.

Muanas juga mengomentari permintaan Said Didu agar diperiksa di rumahnya saja dengan alasan takut Said dan ratusan pengacaranya takut tertular corona.

Muanas menilai, kondisi itu bertentangan dengan koar-koar yang menyatakan Said Didu didukung ratusan advokat ditambah publik dan tokoh masyarakat.

“Buat apa kalo akhirnya ‘ngumpet’ berdiam diri dirumah, tdk mau datang, tdk mau diatur, pakai perintah2 petugas lg,” sindirnya.

Muanas melanjutkan, jangan sampai kelakuan Said itu dinilai publik sebagai manusia merdeka yang tak mau diikat aturan hukum.

Sebaliknya, Said malah membuat aturan sendiri seperti kelompok anarko.

“jgn smp org berpikir apa iya manusia merdeka gitu tp kok terkesan persis anarcho sindicalysm yg lepas dr aturan/mau bikin aturan sendiri,” sambungnya.

Kelakuan mantan Sekretaris Kementerian BUMN ini, sambung Muanas, jelas bukan merupakan contoh yang baik.

Apalagi, Said melalui akun Twitter pribadinya sempat bercuit akan mematuhi aturan hukum yang berlaku.

“Ironi sbg mantan pejabat tdk jd contoh baik bagi publik sbgmn yg dijanjikan sendiri, katanya bismilah patuh hukum & siap penuhi panggilan,” kata Muanas.

Sebelumnya, Humas tim hukum Said Didu, Damai Hari Lubis menyatakan kliennya tak bisa memenuhi panggilan penyidik.

Sebagai gantinya, pihaknya mengirimkan surat agar penyidik melakukan pemeriksaan di rumah Said Didu saja.

“Kami minta kerja sama penyidik Polri yang ke rumah klien kami karena anggota polisi memiliki hak sebagai penegak hukum dan pelayan publik untuk memeriksa ke rumah, sehubungan adanya pandemi COVID-19 dan PSBB,” kata Damai, di Bareskrim Polri, Senin (11/5/2020).

Damai berkilah, kliennya dan jajaran pengacaranya harus tetap mematuhi penerapan PSBB untuk mencegah penularan corona.

Sebelumnya, Said juga mengkir pada penggilan pertama. Alasannya sama, karena takut tertular corona dan meminta penjadwalan ulang.

Pertimbangan lainnya adalah, lantaran usia Said yang sudah uzur dan rentan tertular penyakit.


sumber: pojoksatu.id

0 Response to "Muanas Alaidid Ungkap Skenario di Balik Mangkirnya Said Didu, Pemerintahan Jokowi Sengaja Dijebak"

Post a comment

Tengah Artikel - in article