Bawah Menu - Res

Mardani dan Pigai Nyinyiri Pernyataan Jokowi soal Mudik dan Pulang Kampung, Langsung Kena Skak Ferdinand!



Jokowi Sebut Pulang Kampung dan Mudik Itu BedaPernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) tentang perbedaan mudik dan pulang kampung, jadi guyonan di jagat twitter.

Seperti diketahui, saat wawancara ekslusif di acara Mata Najwa yang disiarkan pada Rabu (22/4) malam, Presiden Jokowi menegaskan bahwa mudik berbeda dengan pulang kampung.

Menurut Jokowi, orang yang curi star mudik sebelum Ramadan, itu disebut pulang kampung. Mereka ini kebanyakan dari pekerja yang bekerja di Jakarta dan memilih pulang ke kampung halaman. “Kalau itu bukan mudik, itu namanya pulang kampung.” ujar Jokowi.

Sementara yang mudik di saat Ramadan dan mendekati Idul Fitri, itu disebut mudik. Fenomena mudik ini terjadi setahun sekali, yaitu di saat jelang Idul Fitri.

Pernyataan ini memantik reaksi dari netizen. Tak terkecuali politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Mardani Ali Sera.

“Sejak Awal April Ratusan Ribu orang “pulang kampung”, dampaknya wilayah desa mulai menyebar covid-19 menjadi zona merah. Jelang Lebaran, orang yg akan “mudik” dilarang karena dikhawatirkan menyebarkan corona. “Pulang kampung” boleh, apa karena covid-19 dan corona beda,” tulis Ali Sera, di twitternya.

Sementara itu, mantan anggota komisi Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai menulis sindiran, bahwa presiden bedakan mudik dan pulang kampung karena lama berada di Cina.

“Mudik berasal dari kata dasar (n) udik. udik artinya hulu sungai, kampung dan desa. Jd Mudik artinya Pulang Kampung atau “going home”. Sejak SD Kelas 5 sy sdh tahu arti mudik. Sepertinya Pak Jokowi bukan ngeles tapi memang beliau tidak tahu. kan sudah lama di China bukan?” tulis Pigai.

Berbeda dengan politikus Demokrat Ferdinand Hutahaean, dia menganggap pernyataan Jokowi benar. Dia mengatakan bahwa memahami pernyataan Jokowi memerlukan hati yang jernih.

“Mudik? Tradisi pulang kampung saat lebaran tiba. Pulang Kampung? Pulang yg bs dilakukan kapan saja diluar tradisi merayakan lebaran. Memahami itu mudah kalau hati jernih.” Tulis Ferdinand.

Sebelumnya, Jokowi dengan tegas melarang mudik ke kampung halaman. Warga yang dilarang mudik adalah mereka yang berada di zona merah covid-19

Larangan tersebut berlaku mulai 24 April. Adapun sanksi akan diberlakukan pada 7 Mei bagi mereka yang bersikeras untuk mudik.


sumber: jambi-independent.co.id

0 Response to "Mardani dan Pigai Nyinyiri Pernyataan Jokowi soal Mudik dan Pulang Kampung, Langsung Kena Skak Ferdinand!"

Post a comment

Tengah Artikel - in article