Bawah Menu - Res

Jagokan Anies di Pilpres 2024, Haikal: Ini Yang Asyik dan Klop, Tak Ada Dukungan Buta



Juru bicara Persaudaraan Alumni (PA) Haikal Hassan Baras menjagokan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk Pilpres 2024.

Haikal menyampaikan hal itu saat diminta Pakar Hukum Tata Negara, Refly Harun untuk menyebutkan satu nama yang dijagokan untuk maju di Pilpres 2024 mendatang.

"Kalau diminta menyebutkan satu nama untuk saat ini, kami menjagokan Bapak Anies Baswedan," kata Haikal dalam video yang diunggah di Channel YouTube Refly Harun, Senin (27/4/2020).

Menurut Haikal, alasan dirinya menjagokan Anies karena mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu

adalah sosok pemimpin yang mengayomi semua golongan dan mementingkan rakyat.

"Selama ini beliau berdiri di atas semua golongan, selama ini beliau berdiri di atas semua kelompok dan mementingkan rakyat," ujarnya.

Haikal kemudian membeberkan kedekatannya dengan Anies. "Kurang dekat apa saya sama beliau. Kakeknya beliau itu dekat dengan kakek saya, ayahnya beliau juga teman daripada ayah saya, dan saya pun kenal beliau jauh sudah lama," ucap dia.

Haikal menambahkan, meski sudah lama dekat dengan Anies, namun dirinya tidak pernah meminta jabatan dari orang nomor satu di Jakarta itu. Begitupun sebaliknya, Anies juga tidak pernah menawarkan jabatan kepada dia.

Hal tersebut, lanjut Haikal, menunjukkan bahwa mantan rektor Universitas Paramadina itu adalah pemimpin yang sangat menjunjung tinggi profesionalisme.

"Saya sangat menghargai profesionalismenya. Saya tidak pernah meminta apapun beliau tidak pernah memberi apapun, saya tidak menuntut jabatan apapun dan beliau tidak memberi jabatan apapun, saya tidak pernah minta mendukung apapun dan beliau juga tidak pernah memberi apapun," ungkapnya.

"Ini yang asyik, ini yang klop, sehingga tidak ada utang budi dan balas jasa. Itu yang klop," jelas pria yang akrab disapa Babe Haikal itu.

Haikal mengungkapkan, sejak awal dirinya sudah membela Anies dari fitnah sejumlah pihak. Itu dilakukan sebelum Anies digadang-gadangkan

menjadi calon Gubernur DKI Jakarta.

"Sejak awal ketika Pak Anis belum digadang-gadang, ketika beliau difitnah dengan tuduhan beliau salah satu kelompok tertentu dalam Islam, saya tampil membela dan pada waktu itu belum ada komunikasi," ungkapnya.

Haikal menegaskan, semuanya itu dilakukan dengan ikhlas tanpa pamrih. Bahkan ia menyatakan, bakal menolak seandainya ditawarkan jabatan oleh Anies.

Lebih jauh, Haikal menyebut, meski dirinya mendukung Anies, namun ia tetap melontarkan kritik terhadap kebijakan Anies yang dinilainya tidak tepat.

"Akhirnya ketika beliau jadi (Gubernur DKI), apa kami terus digadang-gadang untuk menjadi komisaris ini, komisaris itu? Walaupun apabila ditawarkan, saya 100% akan menolak semuanya," tandasnya.

"Dan saya akan mengkritisi Pak Anies, itu asyiknya. Berapa banyak saya mengkritisi kebijakan beliau kok, waktu Monas itu saya mengkritisi, dan setelah mendapat penjelasan baru saya memahami. Itu yang enaknya dalam dukungan tidak ada dukungan buta," pungkasnya.


sumber: netralnews.com

0 Response to "Jagokan Anies di Pilpres 2024, Haikal: Ini Yang Asyik dan Klop, Tak Ada Dukungan Buta"

Post a comment

Tengah Artikel - in article