Bawah Menu - Res

Beginilah Penampakan Virus Corona di Bawah Mikroskop, Seperti Mahkota dan Berduri



Persebaran Covid-19 yang semakin meluas membuat publik ingin tahu bentuk dari virus berbahaya ini.

Para ilmuwan Amerika Serikat telah merilis gambar dari virus corona baru yang menyebar ke lebih dari 70.000 orang di seluruh dunia dan menewaskan lebih dari 1.700.

Penelitian mengenai virus ini dilakukan dengan mikroskop yang berteknologi tinggi yang dilakukan oleh para ilmuwan.

Pasalnya, virus ini tidak dapat dilihat menggunakan mikroskop yang biasa digunakan di sekolah atau universitas.

Dilansir dailymail.co.uk, berikut bentuk Covid-19 menurut para ilmuwan:

1. Mahkota



Para ilmuwan di National Institute of Health (NIH) mengumpulkan sampel dari orang Amerika yang terinfeksi.

Mereka menangkap gambar-gambar virus yang muncul dari berbagai jenis sel.

Kemudian, meminta tim seniman visual medis mewarnai untuk lebih menggambarkan virus dari sel-sel sehat.

Para ilmuwan tidak terkejut melihat bahwa gambar mikroskop menyerupai gambar dari virus SARS terkait, dengan yang baru sekarang memiliki nama sebagian SARS-CoV-2.

Coronavirus, sebagai sebuah keluarga, diberi nama berdasarkan kemiripan bentuknya dengan corona, atau mahkota.

Bakteri adalah sel yang terbuat dari organel memiliki struktur dasar yang sama pada manusia, hewan dan tumbuhan, tetapi virus dibuat berbeda dengan bakteri.

Sebaliknya, virus hanya terdiri dari DNA atau RNA, yang dikelilingi oleh cangkang protein, yang disebut kapsid, beberapa dari mereka memiliki lapisan luar tambahan.

Coronavirus dikelilingi oleh cangkang berduri yang memberi mereka kemiripan mahkota.

Protein lonjakan ini muncul sebagai titik-titik sedikit kabur yang menonjol dari keliling setiap partikel virus dalam foto-foto yang dirilis oleh NIH.

2. Mirip SARS

Ilmuwan NIH lainnya yaitu, Michael Letko dan Vincent Munster mengidentifikasi virus corona sebagai kerabat dekat SARS.

Kemiripannya dengan SARS membuat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak hanya menamai virus SARS-CoV-2 (dan penyakit yang menyebabkan COVID-19), tetapi untuk membuat konvensi penamaan yang menghubungkan kedua virus bersama-sama.

3. Berbentuk paku

Protein yang membentuk paku-paku ini juga memberi kesan kepada para ilmuwan bahwa virus ini awalnya berasal dari kelelawar.

Mutasi pada Covid-19 di sepanjang perkembangan evolusionernya mampu menembus sel manusia, terutama yang bernafas.

Dalam gambar mikroskop, sel-sel dapat dilihat muncul dari beberapa sel untuk menyerang yang lain, kadang-kadang dalam kelompok yang sangat terkonsentrasi.

Bahkan mereka sangat kecil sehingga mereka tidak dapat dilihat dengan mikroskop cahaya seperti yang ditemukan di sebagian besar ruang kelas sekolah menengah atau perguruan tinggi.

4. Parasit

Sebagai gantinya, para ilmuwan NIH harus menggunakan mikroskop elektron yang lebih tinggi untuk melihat partikelnya.

Karena mereka sangat sederhana, virus tidak dapat bertahan hidup dan berkembang biak dengan sendirinya, itulah sebabnya mereka harus mencari host untuk hidup.

Mereka membonceng enzim makhluk hidup lainnya untuk mendapatkan energi yang dapat digunakan untuk mereplikasi.

Gambar mikroskop elektron menunjukkan penyerang kecil ini muncul dan bergerak di antara sel-sel untuk memberi makan.


sumber: tribunnews.com

0 Response to "Beginilah Penampakan Virus Corona di Bawah Mikroskop, Seperti Mahkota dan Berduri"

Post a comment

Tengah Artikel - in article